212 Aksi Super Damai, Super Berkah

oleh -16 views

JAKARTA, SR (02/12/2016)

Tidak ada aksi yang bisa menandingi aksi 212 umat Islam di Jakarta, baik dari jumlah peserta yang belum dapat dikalkulasi jutaannya maupun ketersediaan logistik. Kegiatan zikir dan doa dirangkaikan dengan Sholat Jumat (2/12) itu mendapat apresiasi dari Kapolri, Jenderal, Tito Karnavian.

Pantauan SAMAWAREA di Jakarta, menjelang sholat Jumat sekitar pukul 11.30 WIB, umat Islam terdiri dari laki dan perempuan serta anak-anak datang dari berbagai penjuru tanah air mengenakan baju putih memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga radius satu kilometer. Diiringi hujan ringan, mereka tidak beranjak dari tempat duduknya hingga sholat Jumat usai.

Pantauan di sepanjang Jalan Abdul Muis, Tanah Abang arah kawasan Monas, puluhan mobil pribadi dan Yayasan menawarkan makan dan minum kepada peserta aksi 212. Siapapun bisa mendapatkan makanan, minuman dan buah-buahan yang telah disiapkan umat Islam. Mereka berteriak memanggil peserta untuk mendekat. Mereka berbaur, menyantap makanan dan minuman mulai dari peserta aksi, karyawan di sekitar hingga para pemulung mendapatkan jatah nasi kotak, minuman dan buah-buahan.

aksi-212-habib

Aksi kali ini sangat berbeda dengan aksi sebelumnya (411). Para peserta harus menyeret kakinya berjalan keluar dari Monas disebabkan padatnya umat Islam yang keluar seusai sholat Jumat. Sekitat pukul 13.30 WIB, Menteri Luhut Binsar Panjaitan (LBP) mengenakan kemeja putih lengan pendek memakai peci warna hitam melintas di perempatan lampu merah RS. Budi Kemulian arah Tanah Abang. LBP disapa umat Islam yang berdekatan dengannya, suasana begitu bersahabat, LBP membalas sapaan umat Islam.

Baca Juga  Wagub Surati Bupati-Walikota Percepat Perbaiki Data 564.310 KK Penerima Bansos

Beberapa di antara peserta aksi 212 membawa spanduk tentang perbuatan Ahok menistakan agama Islam hingga spanduk yang melarang Ahok memasuki kawasan Rawabelong, Jakarta Barat. Beberapa bendera Palestina berkibar di tengah kerumunan umat. Ada juga team yang menyebut diri mereka sebagai KPK (Kelompok Penggali Kubur) Ahok dari Duri, Provinsi Riau. Forum DKM Benda-Batu Ceper Tangerang Banten dengan spanduk bertuliskan “tangkap dan penjarakan Ahok”. Ada juga baliho dengan ukuran sekitar 2×3 meter dengan latar foto hitam putih, Ahok  di dalam jeruji besi bertuliskan tanda pagar “(#)penjarakan Ahok, Penista Agama=Pemecah Belah NKRI.

Di tempat berbeda di Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), dilaksanakan panggung terbuka. Semua kelompok mahasiswa seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berorasi di panggung masing-masing. Turut serta di panggung tersendiri putrid Presiden Indonesia ke IV, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Lily Wahid berorasi berapi-api. Ia menjelaskan latar belakang etnis Tionghoa diberikan hak demokrasi oleh Gus Dur seperti warga negara pribumi namun setelah itu Indonesia dikuasai pihak Aseng. Untuk menyelamatkan Indonesia kata dia, negara ini harus kembali ke UUD 1945 yang asli, bukan amandemen. Ia juga mengecam penangkapan beberapa tokoh seperti Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawannya menjelang aksi 212. Penangkapan ini disebutnya sebagai perbuatan zolim. Setelah menyelesaikan orasi di Bundaran HI, Lily bersama timnya menyambangi DPR RI dan berorasi ketika Tito Karnavian memberi arahan pada Brimob di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Sekitar pukul 17.25 WIB, Lily Wahid membubarkan diri bersama timnya.

Baca Juga  Malam ini 28 Kasus Baru Positif Covid, Sumbawa Masih Aman

Situasi berbeda ketika mobil terbuka Habib Rizieq melintas, semua orator di Bundaran HI mendadak berhenti berorasi. Habib Rizieq memimpin menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dari atas mobil bak terbuka hingga selesai. Habib Rizieq didampingi Wakil Ketua MPR, Hidayat Nurwahid. Sekitar pukul 14.30 WIB Habib Rizieq meminta kepada semua pesrta untuk kembali ke rumah masing-masing. Setelah mengelilingi Bundaran HI, dia bersama rombongan FPI menuju arah Monas. Setibanya di depan Bundaran Bank Indonesia sekitar pukul 15.20 WIB, dari atas mobil dia membagikan mawar merah kepada peserta aksi dan meminta peserta meninggalkan lokasi untuk kembali ke rumah masing-masing. Setelah itu Habib Rizieq turun dari mobil bak terbuka dikawal oleh FPI berjalan kaki menuju markas FPI di Petamburan Tanah Abang, Jakarta yang berjarak sekitar 1,5 KM. (ZM/SR)

Foto: Zainuddin Muhammad
Keterangan : Massa aksi 212 di Bundaran HI, dan foto Habib Rizieq bersama Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid di Bundaran HI pada aksi 212

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.