Parah !! Korban Penipuan Oknum PNS BP4K Bertambah

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (01/12/2016)

Korban dugaan penipuan AR (29) oknum PNS di BP4K Kecamatan Utan, bertambah. Setelah M Japar Salam (43) petani asal Desa Muer Kecamatan Plampang mengaku tertipu Rp 31 juta karena dijanjikan proyek pembangunan pagar tembok kantor BP3K yang ternyata bodong, kini kasus serupa menimpa Andi Hamdani (34).  Kontraktor yang tinggal di Kelurahan Seketeng ini terpaksa lapor polisi karena tertipu uang senilai Rp 37 juta. Laporan polisi itu telah dibukukan pihak Polres Sumbawa dengan No. LP/797/XI/2016/SPKT RES SBW, Rabu (30/11) kemarin.

Kasubag Humas Polres Sumbawa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Waluyo yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Kamis (1/12), mengaku sudah dua orang yang melaporkan AR—oknum PNS di Kantor BP4K Kecamatan Utan, dengan delik tindak pidana penipuan. Modusnya sama, korban dijanjikan proyek dan dimintai uang tanda jadi. Namun proyek yang dijanjikan tidak ada.

Menurut laporan Andi Hamdani ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa, ungkap Waluyo, kejadiannya 11 November 2016 lalu. Bermula ketika korban bersama saksi dan AR selaku terlapor membicarakan masalah paket proyek. Korban menyanggupi untuk mengambil paket pengadaan mesin ketinting. Tak berselang lama, AR menghubungi korban via telepon seluler meminta korban membayar uang muka mesin plus komitmen fee. Uang sebesar Rp 37 juta itupun ditransfer ke rekening AR. Tapi sampai saat ini proyek pengadaan mesin ketinting itu belum juga diterima korban. Setelah dicek ternyata proyek tersebut telah diambil kontraktor lain. “Laporannya sedang diproses penyidik Reskrim,” ujar mantan Kapolsek Buer ini. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Rombong Dikuras Maling, Penjual Rokok Berhenti Berdagang

No More Posts Available.

No more pages to load.