Komisi VIII DPR Perjuangkan Kuota Haji 2017 Meningkat

oleh -4 views
Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong

JAKARTA, SR (02/11/2016)

Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sedang menyiapkan revisi undang-undang tentang Jamaah Haji dan Umroh.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong kepada SAMAWAREA di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12) kemarin, mengatakan, perencanaan dan persiapan jamaah haji harus matang seperti daftar waiting list. Dia meminta agar pemerintah mengatasi waiting list (daftar antrian) terlalu lama yang bisa menyebabkan bertambahnya usia calon jamaah haji. Daftar antrian harus diimbangi dengan penyiapan visa dan pasport calon jamaah haji. Di samping itu ia juga menyoroti bidang kesehatan, akomodasi dan transportasi yang agak rumit di Saudi serta perlunya penambahan tenaga pendamping jamaah haji. “Diharapkan 2017 bisa kembali ke kuota normal. Tahun depan kita akan menambahkan kuota jamaah haji kita dari 39 ribu menjadi 45 ribu orang per tahun,” kata politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) ini.

Ketentuan kuota normal mengatur satu per mil dari jumlah penduduk muslim bersangkutan. Sekarang dimungkinkan Indonesia dan Saudi Arabia bisa menjalin kerjasama dengan negara yang kuotanya tidak habis seperti Filipina, Kamboja dan Laos. “Ini tergantung pemerintah bagaimana menjalin kerjasama multilateral dengan negara tersebut,” kata Ali menutup komentarnya. (ZM/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Tiga Komisi DPRD Sumbawa Dibongkar Pasang 

No More Posts Available.

No more pages to load.