Kapolda NTB Didesak Ungkap Misteri Hilangnya Dirut RS NTB

oleh -12 views
Hamdan Zoelva

JAKARTA, SR (30/11/2016)

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015, Hamdan Zoelva meminta Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengungkap kasus hilangnya Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Mawardy Hamry. Dirut RSUP tersebut dilaporkan hilang sejak Mei 2016 lalu.

Menurutnya, Pemda NTB juga harus ikut dilibatkan dalam pencarian bersama Polda NTB. “Apakah dihilangkan atau dibunuh, atau dihilangkan begitu saja, kita belum tahu sampai hari ini karena belum ketemu,” kata Hamdan Zoelva kepada SAMAWAREA di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/11).

Untuk memgurai benang kusut dari kasus ini, dirinya meminta Kapolda NTB untuk menggali informasi dan menemukan korban. Kaitan dengan hilangnya Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, Dr Mawardy Hamry beredar informasi, diduga dua orang kontraktor telah bunuh diri. Namun Hamdan Zoelva enggan memberi penilaian dengan alasan belum dilakukan penelitian tentang hal tersebut.

Ia mendorong dilakukannya penyelidikan dan penyidikan mendalam termasuk latar belakang hilang atau dihilangkan. “Inikan belum jelas namun ini menyangkut kehidupan dan nyawa orang, tidak boleh didiamkan” kata dia, seraya meminta polisi, Pemda NTB dan DPRD NTB segera duduk bersama membentuk tim untuk mengungkap misteri hilangnya Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, Dr Mawardy Hamry yang juga putera daerah NTB. (ZM/SR)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.