Jangan Sebarkan Postingan Berbau Penghinaan

oleh -4 views
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK

SUMBAWA BESAR, SR (30/11/2016)

Postingan status berbau penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media social, sebaiknya dihentikan. Pasalnya pemerintah kini telah merevisi undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan resmi disahkan 28 November 2016. Dalam undang-undang ini, bukan hanya yang memposting status, yang membagikannya juga bisa dipidana. “Kami tidak ingin ada masyarakat yang terjerat hukum karena memposting status yang berbau negative dan membuat orang lain merasa terhina apalagi menebar kebencian,” kata Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK di ruang kerjanya, kemarin.

Untuk itu Kapolres menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menerima informasi yang tidak jelas lalu menyebarkan, mendistribusikan dan mentransmisikannya. ‘’Dalam salah satu pasalnya yaitu pasal 27 ayat 3, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik itu bisa dikenakan tindak pidana dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp 750 juta,” jelas Kapolres.

Terkait hal ini juga, Kapolda NTB telah mengeluarkan maklumat tentang larangan melakukan tindak pidana ketika menyampaikan pendapat di muka umum. Kebebasan berpendapat memang diatur oleh undang-undang dan hak bagi seluruh warga negara. Tetapi penyampaian pendapat itu juga memiliki rambu-rambu yang harus dipatuhi. Jika melanggar, maka akan berisiko hukum. Agar masyarakat lebih mengetahuinya, maklumat Kapolda berisi larangan menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian, permusuhan individu atau kelompok tertentu melalui media elektronik atau media social ini, telah disebar di Polsek-polsek dan disampaikan secara langsung oleh Babhinkamtibmas. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Anak Dihamili Tetangga, Ibunya Kaget dan Stroke

No More Posts Available.

No more pages to load.