Dua Desa Bertikai, 4 Tertebas Parang

oleh -47 views

Dipicu Sengketa Lahan

SUMBAWA BESAR, SR (24/11/2016)

Suasana di jalan lintas Plampang—Labangka wilayah Desa Selanteh Kecamatan Plampang, Kamis (24/11) siang tadi, mencekam. Warga dari dua desa yakni Desa Selanteh dan Labangka IV bertikai. Akibatnya empat orang terluka parah akibat tertebas parang, dua dari Selanteh dan dua dari Labangka.

warga-selanteh-1

Hasbullah—warga Selanteh yang ditemui SAMAWAREA di TKP menyebutkan, bahwa kasus ini berawal dari sengketa lahan antar warga dari dua desa tersebut. Persoalan ini sudah difasilitasi pihak kecamatan dengan memanggil kepala desa dari dua desa ini. Namun Kades Labangka IV tidak pernah hadir. Akhirnya pihak kecamatan dan kepolisian meminta agar lahan itu berstatus quo dan meminta tidak ada pihak yang memanfaatkannya sebelum persoalan ini selesai. Setelah sekian lama, warga Selanteh mendapat informasi jika warga Labangka sudah memanfaatkan lahan tersebut. Saat dicek ternyata benar, sehingga warga Selanteh mengamankan sepasang suami istri yang tengah bercocok tanam di lahan sengketa ini. Keduanya dibawa ke Kantor Desa Selanteh, hal ini dimaksudkan agar Kades Labangka IV bisa datang untuk membicarakan persoalan lahan tersebut. Tanpa diduga puluhan warga Labangka lengkap senjata tajam datang ke Selanteh. Massa tersebut menyerang warga Selanteh menyebabkan dua orang, Robi dan Muhammad, terluka parah. Mendengar informasi dua orang terluka, warga Selanteh pun keluar dan membalas serangan tersebut. Akibatnya dua orang warga Labangka yang hingga kini belum diketahui identitasnya juga terluka parah yang kemudian dilarikan ke Labangka. Sedangkan dua warga Selanteh yang terluka dilarikan ke Puskesmas Plampang untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga  Terpental, Seorang Perempuan Tewas Dilindas Truk
Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan
Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan

Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan yang ditemui di ruang kerjanya, membenarkan adanya kejadian itu. Situasi mencekam ini kembali normal setelah pihak kepolisian dari Polsek Plampang dibantu Polsek Labangka serta diback-up TNI terjun ke lokasi. Sedangkan sejumlah korban dari masing-masing pihak dalam perawatan medis. Saat ini pihaknya sedang menyelidiki siapa dalang dari kasus ini guna diproses hukum lebih lanjut. Selain itu bersama pemerintah kecamatan dan desa akan menggelar pertemuan agar permasalahan ini tidak berkelanjutan dan meluas. (BUR/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.