Usut Kasus Lapindo, Polisi Panggil Saksi Ahli

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/11/2016)

Setelah penanganannya ditarik dari Polsek Alas Barat ke Polres Sumbawa, kasus dugaan pengrusakan lingkungan yang dilakukan PT Labuhan Mapin Indonesia (Lapindo) terus diusut. Setelah meminta keterangan pihak perusahaan selaku terlapor dan masyarakat selaku pelapor, penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa melakukan gelar perkara, Selasa (22/11) siang tadi. “Kami baru saja melakukan gelar perkara,” ungkap Kasat Reskrim setempat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Elyas Ericson SH., S.IK yang ditemui di ruang kerjanya.

Gelar perkara ini dilakukan untuk mendapat gambaran jelas mengenai permasalahan dalam kasus tersebut, di samping sejauhmana pihak Polsek melakukan penyelidikan. Dari hasil gelar perkara ini lanjut AKP Ericson, pihaknya akan segera memanggil saksi ahli. Saksi ahli tersebut berasal dari dua dinas yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), dan Dinas Pertambangan Energi (Distamben). Keterangan saksi ahli ini untuk memastikan ada atau tidaknya kesalahan yang dilakukan perusahaan tambak ini yang mengeruk pesisir pantai dan mengambil pasir lautnya. “Saksi ahli dari Dislutkan dimintai keterangan untuk dugaan pengrusakan pantai, sedangkan saksi dari Distamben terkait izin galian C,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polresta Bima ini.

Bukan hanya saksi ahli, saksi lainnya juga ikut dipanggil, seperti kepala desa hingga sopir truk yang mengangkut pasir yang dikeruk. Sebab muncul kecurigaan pasir itu dijual secara illegal oleh PT Lapindo. “Dua minggu lagi, hasil penyelidikan ini akan kami gelar kembali,” ucapnya.

Baca Juga  Tiga Tersangka Bank NTB Jadi Tahanan Kota

Seperti diberitakan, PT Labuhan Mapin Indonesia (Lapindo)–perusahaan tambak udang di Desa Labuhan Mapin, Kecamatan Alas Barat, dipolisikan. Sebab, masyarakat menduga perusahaan tersebut melakukan pengrusakan lingkungan. Pasalnya, perusahaan beraktivitas pengerukan, penumpukan dan penggunaan pasir laut. Dalam menangani kasus ini, polisi sudah menyita sebuah alat berat yang digunakan untuk mengeruk pasir. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.