Ditarik ke Polres, Kasus Lapindo Siap Digelar Perkara

oleh -7 views
Tim Dislutkan Sumbawa cek lapangan

SUMBAWA BESAR, SR (20/11/2016)

Penanganan kasus dugaan pengerukan pasir laut oleh PT Labuhan Mapin Indonesia (Lapindo) di pesisir Kecamatan Alas Barat, ditarik ke Polres Sumbawa. Sebelumnya kasus ini ditangani pihak Polsek setempat, dengan menyita alat berat milik perusahaan pertambakan tersebut. “Kami akan ambil alih penanganan kasus ini,” kata

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Elyas Ericson, Sabtu (19/11). Diambil alihnya penanganan kasus ini oleh Polres, karena ada beberapa pertimbangan. Menurut AKP Elyas, penanganan kasus ini memerlukan saksi ahli dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa. Jika pemeriksaan dilakukan di Alas Barat tentu akan menyulitkan saksi ahli. “Intinya untuk lebih memudahkan penanganannya agar berjalan maksimal,” ungkapnya. Rencananya, Senin (21/11) besok, akan dilakukan gelar perkara. Upaya ini untuk menentukan langkah selanjutnya pasca diambi-alihnya penanganan kasus yang meresahkan masyarakat Alas Barat ini.

Seperti diberitakan SAMAWAREA, PT Lapindo dilaporkan masyarakat karena diduga melakukan pengrusakan lingkungan dengan cara pengerukan, penumpukan dan penggunaan pasir laut. Polisi langsung bergerak dengan memanggil pimpinan dan karyawan perusahaan tambak itu. Penanggungjawab PT Lapindo pun mengakui jika laporan warga itu benar adanya. Polisi juga meminta keterangan warga termasuk saksi pelapor. Selanjutnya polisi turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa alat berat merk Komatzu yang digunakan perusahaan untuk mengeruk pasir laut. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Delapan Saksi Tanah Urug Berpeluang Jadi Tersangka

No More Posts Available.

No more pages to load.