Gubernur NTB Kecam Aksi Penolakan Jokowi ke Lombok

oleh -8 views
Gubernur NTB dan Presiden Jokowi

MATARAM, SR (15/11/2016)

Rencana Aliansi Umat Islam (AUI) NTB yang menolak kedatangan Presiden Joko Widodo ke NTB pada 22—23 Nopember mendatang, dikecam Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi. Di hadapan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga pimpinan pondok pesantren dan sejumlah perwakilan agama Katolik, Protestan, Hindu, Budha, hingga Konghucu pada silaturrahim ukhuwah wathoniah (persatuan kebangsaan), Senin (14/11) malam, pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) ini menilai aksi penolakan kedatangan Presiden Jokowi yang direncanakan membuka Pameran Teknologi Tepat Guna se-Indonesia yang akan dihelat di Lombok, NTB ini, tak menunjukkan sikap yang mulia. Menurutnya, semua agama dan nilai kearifan lokal mengajarkan untuk menghormati pemimpin yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Saya minta jangan ikut-ikutan untuk mencerca pemimpin kita,” pintanya.

Dia juga meminta warga NTB untuk melakukan kroscek terhadap maraknya berita-berita bohong atau broadcast yang tengah marak terjadi agar tidak terprovokasi dan ikut-ikutan. Sejarah membuktikan, setiap pemimpin Indonesia tak pernah tidak mendapat hujatan saat menahkodai bangsa ini. Mulai dari Presiden Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono, tak lepas dari cercaan ketika tak lagi menjabat sebagai orang nomor satu di negeri ini. “Saat semuanya jatuh, ramai-ramai kita hujat, seakan tak ada yang baik,” ungkapnya.

Ia mengaku heran dengan hal ini. Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang beragam, namun pada kenyataannya kerap melakukan cercaan dan makian yang tak sesuai koridor agama apapun. “AS itu liberal, tapi di AS, seorang presiden sampai mati dipanggilnya tetap Mr. President, di kita jangankan sudah turun, masih diatas aja sudah kita cerca,” sambungnya.

Baca Juga  Gubernur NTB: Membangun Keluarga Bukan Hal yang Mudah

TGB menegaskan, setiap orang punya marwah dan kehormatan, termasuk Presiden Jokowi. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga marwah dan kehormatan presiden apapun dinamika yang terjadi dengan akhlak yang baik.

Seperti diberitakan, Aliansi Umat Islam (AUI) NTB akan menolak kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke NTB pada 22-23 November mendatang. Jokowi direncanakan membuka Pameran Teknologi Tepat Guna se-Indonesia yang akan dihelat di Lombok, NTB. (NA/SR)

bang-zul-gubernur-ntb

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.