Buser Ungkap Lokasi Penimbunan Elpiji Tak Berizin

oleh -16 views
Tim Buser Polres Sumbawa saat menurunkan barang bukti

SUMBAWA BESAR, SR (15/11/2016)

Sebuah tempat penimbunan tabung gas elpiji berhasil diungkap Tim Buru Sergap (Buser) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Pengungkapan ini dilakukan dalam penggerebekan yang dilakukan, Selasa (15/11) sore. Tabung gas seberat tiga kilogram ini diamankan di wilayah Kelurahan Seketeng karena penjualan atau pendistribusiannya tidak berijin. Terlebih lagi tabung gas tersebut bersubsidi dan seharusnya dibagikan secara gratis untuk masyarakat tidak mampu. Namun kenyataannya diperjual-belikan dengan harga isi ulang Rp 35 ribu hingga Rp 38 ribu.

Sebelumnya tim yang dikomandani Bripka Harirustaman SH ini sudah mendapat informasi mengenai tabung gas elpiji tak berijin ini. Untuk memastikannya, tim nyanggong selama beberapa jam. Tak berselang lama muncul seseorang masuk ke tempat penimbunan tersebut dan keluar membawa tiga tabung gas. Saat itulah penyergapan dilakukan. Ternyata orang tersebut adalah pelanggan. Bersama lebih dari 100 tabung gas 3 kilogram, pemiliknya berinisial BB diangkut ke Polres Sumbawa untuk proses lebih lanjut.buser-tabung-gas-1

 

Ditemui SAMAWAREA, BB mengakui jika penjualan gas elpiji 3 kilogram ini tidak mengantongi ijin. Sebelumnya dia mengaku pengusaha minyak tanah dengan ijin yang lengkap. Karena mendengar ada program konversi minyak tanah ke elpiji, BB pun mencoba peruntungan. Dengan mendapatkan suplay dari Mataram, BB mengumpulkan tabung gas bersubsidi untuk bersiap-siap ketika program konversi itu diberlakukan di Sumbawa. Namun dalam perjalanannya, permintaan masyarakat terhadap gas khususnya ukuran 3 kilogram ini cukup tinggi. Meski tidak secara vulgar, BB menjualnya. “Sebenarnya saya mau urus ijin, tapi ribet karena prosesnya panjang dan lama,” akunya.

Baca Juga  Peduli Air Bersih, Polisi Distribusi 10 Ribu Liter untuk Marga

Terhadap dipermasalahkan usahanya ini oleh pihak kepolisian, BB mengaku pasrah dan akan mengikuti proses hukum. Hingga saat ini SAMAWAREA belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian. Baik Kapolres Sumbawa maupun Kasat Reskrim, tengah berada di luar daerah untuk tugas dinas. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.