Fahri Isyaratkan Jatuhnya Pemerintah Dengan Cara Sah

oleh -5 views
Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI

JAKARTA, SR (14/11/2016)

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah prihatin melihat persoalan bangsa. Keprihatinan itu disebut sebagai keprihatinan dua puluh tahunan yang riel faktanya. Untuk itu, Indonesia tidak boleh masuk dalam periodesasi yang negatif namun harus positif. “Dalam time line itu ada yang positif,” kata dia di acara Kongres Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indinesia (KA-KAMMI), di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, belum lama ini.

Ia menambahkan, runtuhnya orde lama melahirkan orde baru. Pada tahun 1945 Indonesia merdeka dan tahun 1948 terjadi pemberontakan PKI dan lainnya. Ini yang harus dibaca menurut Fahri. “Kami mau mensosialisaikan pemikiran dan kewaspadaan pada generasi ini bahwa gejala-gejala pemanasan politik yang saat ini terjadi tentu ada akar masalahnya,” ujarnya mengingatkan.

Seperti pemilihan Gubernur DKI, jika tidak bisa dikelola dengan baik akan menjadi ekor dari gejolak yang tidak bisa dikendalikan. Semua orang harus waspada. “Jangan sibuk berdagang tapi politik tidak dikelola dengan baik,” imbuhnya.

Ia mengajak semua pihak untuk melihat masalah ini sebagai persoalan bersama untuk menjadikan time line dua puluh tahunan ini sukses. Fahri mengisyaratkan jatuhnya pemerintahan dengan cara sah. Dalam hal ini dia berkata, tidak ada yang inginkan pemerintahan jatuh dengan cara tidak sah. Fahri memberi ilustrasi tentang lahirnya Angkatan ’98 dengan komitmen lahirnya konstitusi baru yang mengatur periodesasi kepemimpinan. “Kita taat dengan itu dan kita berharap pemerintah mau berdiskusi masalah ini,” tegasnya, seraya mengingatkan untuk tidak menganggap remeh persoalan masyarakat apalagi ditambah dengan krisis ekonomi bisa menjadi persoalan yang tidak terkendali. (ZM/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Alumni Al-Azhar dan ITB Jalin Kerjasama untuk Membangun Bangsa

No More Posts Available.

No more pages to load.