Percepat Pembangunan, Sejumlah Menteri Diundang di Harlah KSB

oleh -2 views
Wabup KSB dan menteri PUPR

SUMBAWA BARAT, SR (12/11/2016)

Hari kelahiran (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tinggal menghitung hari. Tepat 20 November 2016 mendatang, KSB merayakan hari jadinya ke-13. Peringatan ini merupakan yang pertama kali sejak Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM—Fud Syaifuddin ST dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati KSB. Tentunya momen tersebut dimanfaatkan duet Firin—Fud ini untuk mempercepat pembangunan KSB. Salah satunya mengundang sejumlah menteri untuk menghadiri peringatan Harlah bumi “Pariri Lema Bariri” ini.

Wabup KSB di Kementerian PDT
Wabup KSB di Kementerian PDT

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifudin ST mengatakan, pihaknya tidak pernah lelah untuk mencari ruang memperkuat kerjasama yang kuat dengan pemerintah Provinsi maupun pusat guna pengentasan kemiskinan di KSB. “Untuk hal ini kita akan undang sejumlah menteri saat Harlah KSB,” kata Fud—akrab Wabup disapa yang kini masih berada di Jakarta via telepon seluler, Sabtu (12/11).

Ia mengaku telah menemui langsung sejumlah menteri, dan hampir dipastikan semuanya bersedia datang. Di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Tenaga Kerja, dan Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Wabup KSB dan Direktur LPDP
Wabup KSB dan Direktur LPDP

Kedatangan Menteri Pekerjaan Umum rencananya akan melihat langsung Bendungan Bintang Bano, dan beberapa program lainnya, seperti kawasan rawa Danau Lebo. Untuk itu diharapkan akan ada kebijakan yang bisa disinergikan terhadap sejumlah rencana pembangunan tadi. Sedangkan untuk Menteri Tenaga Kerja rencananya akan melihat efektifitas BLK (Balai Latihan Kerja) setelah pemerintah pusat menghibahkan kepada daerah. Untuk Direktur LPDP, Pemda KSB akan melakukan tandatangan MoU tentang format kerjasama beasiswa mahasiswa. “Kita harapkan semuanya akan menjadi kado yang indah buat kemajuan KSB di ulang tahunnya nanti,” demikian Fud Syaifuddin. (HEN/SR)

bang-zul-gubernur-ntb

DPRD DPRD
Baca Juga  KPID NTB Minta KPI Pusat Tegur TV Tayang Kasus Amoral Artis Secara Berlebihan