Batu Guring Kembali Bergolak, Satu Kritis Tertebas Parang

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (12/11/2016)

Keberadaan café di Batu Guring—wilayah perbatasan Sumbawa—KSB, terus menimbulkan masalah. Meski sudah pernah ditertibkan namun pengelola café kembali membuka usahanya. Hal ini terungkap ketika Ziad (43) pengunjung asal Desa Seteluk Tengah, KSB, terluka parah akibat ditebas oleh IW (38) warga Kecamatan Alas yang diketahui pemilik cafe di ‘Bujang Kuliner’–lesehan dan karaoke. Kasus ini terjadi Jumat (11/11) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita.

Menurut informasi yang diperoleh SAMAWAREA, keduanya terlibat cekcok diduga karena pengaruh minuman keras. Percekcokan itu berujung pada perkelahian menyebabkan Ziad terluka tertebas parang. Dalam kondisi berlumuran darah, Ziad dilarikan ke Puskesmas Poto Tano. Korban menderita luka menganga di pundak kanan sepanjang 8 centimeter dan bagian kepala 4 centimeter. Kini Ziad masih dalam perawatan medis dan sempat kritis karena banyak kehilangan darah. Untuk diketahui, perkelahian berujung penebasan ini keempat kalinya terjadi sepanjang tahun ini. Korban dan pelaku selalu dari dua desa yang sama di dua kabupaten berbeda.

Cafe Bujang, TKP aksi penebasan (foto: Agus)
Cafe Bujang, TKP aksi penebasan (foto: Agus)

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi, Sabtu (12/11), mengaku telah menerima laporan kasus tersebut dan telah ditangani pihak Polsek Alas Barat. Untuk proses lebih lanjut, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku, sementara korbannya masih dalam perawatan medis. Kapolres mengakui wilayah Batu Guring itu kerap bermasalah, dan pemerintah kabupaten khususnya Sumbawa tidak bisa berbuat banyak untuk menertibkan keberadaan café setempat yang disinyalir menjadi biangnya. Sebab lokasi itu masih dalam status qua akibat sengketa wilayah antara dua kabupaten. Karena itu Kapolres berharap Pemprov dalam menyelesaikan masalah perbatasan tersebut sehingga satu dari dua kabupaten itu dapat bertindak secara maksimal. Kendati demikian jajaran kepolisian tidak melihat adadan tidaknya masalah perbatasan. Sepanjang ada pihak yang bertindak dan berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan akan ditindak tegas. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Rudy Mbojo dan Muhammadiyah Dompu Kompak Lawan Hoaks

No More Posts Available.

No more pages to load.