Peringatan Hari Pahlawan, Semangat Membangun Bangsa

oleh -16 views

SUMBAWA BESAR, SR (10/11/2016)

Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Sumbawa, Kamis (10/11) berlangsung khidmat. Peringatan itu ditandai dengan digelarnya upacara dan kegiatan di beberapa tempat. Yaitu, di Halaman Kantor Bupati Sumbawa dipimpin Bupati HM Husni Djibril B.Sc, ziarah taman makam pahlawan di TMP Badas dipimpin Dandim 1607 Sumbawa, dan tabur bunga di Pelabuhan Badas dikomandani Kapolres Sumbawa.

hari-pahlawan-2

Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril B.Sc dalam membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia menyampaikan, setiap tanggal 10 November, Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. Pengalaman merebut dan mempertahankan kemerdekaan menunjukkan betapa spirit perjuangan dan mental-karakter kepahlawanan memiliki daya hidup yang luar biasa dalam menghadapi berbagai rintangan dan penderitaan. Peringatan Hari Pahlawan harus mampu menggali apinya, bukan abunya. Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Semangat kepahlawanan adalah semangat persatuan, persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara.

Setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri. Karenanya, setiap zaman harus mengembangkan respon kepahlawanan yang sesuai dengan zamannya. Setelah Indonesia merebut kemerdekaannya, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif, dibutuhkan patriotisme yang lebih positif dan progresif. Patriotisme sejati bukan sekadar mempertahankan melainkan memperbaiki keadaan negeri. Untuk keluar dari berbagai persoalan bangsa hari ini, patriotisme progresif dituntut menghadirkan kemandirian bangsa tanpa terperosok pada sikap anti-asing.

Baca Juga  11 November, Pembalap MotoGP Junior Tiba di Sirkuit Mandalika

hari-pahlawan-1

Gerakan revolusi mental diharapkan bisa mendorong gerakan hidup baru, dalam bentuk perombakan cara berfikir, cara kerja, cara hidup, yang merintangi kemajuan, peningkatan dan pembangunan cara berfikir, cara kerja, dan cara hidup yang baik. Singkatnya gerakan hidup baru adalah gerakan revolusi mental “untuk menggembleng manusia Indonesia menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, dan berjiwa api yang menyala-nyala.

Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, dapat diambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan seperti taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pahlawan bangsa. (JEN/SR)

johan-rosihan-pahlawan

No More Posts Available.

No more pages to load.