Kapolres: Terapkan “Kerik Salamat” untuk Wujudkan Kamtibmas

oleh -18 views
Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK menerima nasitumpeng dari Rektor UNSA, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar M.Pd

Dari Arena Seminar Hukum Universitas Samawa 

SUMBAWA BESAR, SR (06/11/2016)

Konsep “Kerik Salamat” ternyata sudah lama diterapkan jajaran Polres Sumbawa sebagai acuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini dikemukakan Kapolres Sumbawa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad SIK saat menjadi narasumber dalam Seminar Hukum Universitas Samawa (UNSA), Sabtu (5/11) kemarin.

Dalam penjelasannya, Kapolres menyebutkan, implementasi konsep Kerik Salamat adalah melaksanakan nilai-nilai yang selama ini diterapkan Tau Samawa sebagai budayanya pada masa lalu, yang saat ini mulai luntur. Nilai-nilai tersebut adalah nilai musyakara, nilai tokal barema, nilai kerabat, nilai saling satingi, nilai saling satotang, nilai saling tulung, dan nilai kelestarian ling hidup. Dengan melaksanakan semua nilai ini, masyarakat Sumbawa mampu menyelesaikan permasalahannya. Budaya dan adat inilah yang diterapkan jajarannya dalam menyelesaikan permasalahan Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. Pihaknya ingin terus menjaga nilai-nilai Kerik Salamat itu agar tetap terjaga, sekaligus mengingatkan masyarakat yang sebelumnya telah lupa.

polisi-seminar

Implementasi Kerik Salamat yang dilakukan jajarannya dalam membangun ketertiban masyarakat yang berkeadilan ungkap Kapolres di antaranya, menerapkan program 1 desa 1 bhabinkamtibmas, melaksanakan patrolidan kegiatan Pos Kamling. Upaya ini sejalan dengan nilai kelestarian leng hidup. Kemudian program door to door system dan melakukan penyuluhan di setiap level masyarakat. Ini merupakan implementasi nilai saling satotang.

Pihaknya juga memiliki program problem solving yang erat kaitannya dengan nilai saling kerabat dan musyakara. Demikian dengan nilai saling tulung dan saling satingi, pihaknya melaksanakan pengaturan arus lalulintas di jalan raya dan kegiatan lainnya, serta kegiatan ceramah kamtibmas sebagai upaya untuk saling satotang. “Dengan program yang di dalamnya mengandung nilai Kerik Salamat ini, kami mampu menyelesaikan segala permasalahan di masyarakat. Artinya, konsep Kerik Selamat ini sejalan dengan tugas dan program Polri,” ungkapnya.

Baca Juga  Pencurian di Kantor MJM, Lapor Pagi, Terungkap Siang

Namun demikian dalam mengimplementasikan nilai-nilai Kerik Salamat, kepolisian tidak bekerja sendiri melainkan harus bersinergi dengan pihak-pihak lainnya seperti pemerintah terutama di tingkat desa, TNI melalui Babinsanya, dan selanjutnya tokoh masyarakat maupun tokoh agama. “Dengan sinergisitas ini kita berusaha menggugah dan mengingatkan masyarakat betapa pentingnya melaksanakan nilai-nilai Kerik Salamat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta kondusifitas daerah,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

kamtibmas-kapolres-iklan-dua

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.