Gandeng Forkopimda, Reses Kamaluddin di Karang Bage Teristimewa

oleh -8 views

Sejumlah Aspirasi Disetujui

SUMBAWA BESAR, SR (05/10/2016)

Kegiatan reses Kamaluddin ST M.Si—Wakil Ketua DPRD Sumbawa di Lingkungan Karang Bage Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Jumat (4/11) malam, boleh dikatakan yang paling istimewa. Sebab dalam reses tersebut selain dihadiri ratusan warga, tampak Camat Sumbawa, Varian Bintoro S.Sos dan Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di antaranya Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK, Dandim 1607, Letkol ARM Sumanto S.Sos dan Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Dr. Drs. A. Rahman Alamudy SH., M.Si. Kehadiran para pejabat penting ini merupakan surprise yang luar biasa bagi warga setempat. Bahkan ini baru pertamakali terjadi sepanjang sejarah reses anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Warga pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, mereka sangat antusias untuk menyampaikan aspirasinya.

Camat Sumbawa Varian Bintoro S.Sos mengatakan, reses merupakan salah satu saluran efektif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Karenanya Ia berharap keberadaan wakil rakyat tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menyampaikan segala hal yang berkaitan dengan pembangunan dan kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan itu M Tahir Akhmad—tokoh masyarakat setempat, menyampaikan bahwa warga Karang Bage sebagian berprofesi sebagai petani dan beberapa tahun belakangan ini menanam jagung. Namun ketika hasil panen, mereka tidak tambah sejahtera karena terlilit utang kepada rentenir. Utang ini muncul karena besarnya biaya operasional terutama pengadaan bibit dan pupuk. Ia berharap wakil rakyat dapat memberikan solusi dalam mengatasi persoalan tersebut.

Selanjutnya mantan Ketua RT ini juga mengungkapkan fakta sejarah, bahwa Karang Bage kerap dilanda musibah kebakaran. Untuk memadamkan api, warga menggunakan air seadanya sehingga dampak kerugian dari kebakaran itu cukup besar. Hal ini terjadi karena tidak adanya akses jalan untuk dilalui mobil pemadam kabakaran. Untuk itu Ia mengusulkan pembangunan jalan yang bisa dilalui roda empat di lingkungannya, yakni jalan tembus dari Jembatan Kerangka Baja Bugis tembus Gereja Baitani dengan menyusuri bantaran sungai.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Harapkan Pilkada Aman

Kemudian Hermansyah S.Pd—ketua RT. 02 RW. 02, meminta perbaikan jalan “Dokter Gigi Endang” karena merupakan jalan alternatif yang kerap dilalui roda empat. Selain itu pemasangan paving block di jalan lingkungan untuk mengatasi kesan kekumuhan. “Meski Karang Bage berada di jantung kota, tapi masih dinilai sebagai daerah kumuh. Padahal dulu kantor DPRD di depan kampung kami, yang seharusnya mendapat prioritas utama, apalagi sekarang sudah sangat jauh pastinya kami semakin tidak diperhatikan,” timpal Andi Tiawarman BA.

Kamaluddin ST M.Si, Wakil Ketua DPRD Sumbawa saat Reses di Karang bage Kelurahan Bugis
Kamaluddin ST M.Si, Wakil Ketua DPRD Sumbawa saat Reses di Karang bage Kelurahan Bugis

Menanggapi hal itu, Kamaluddin ST., M.Si menjelaskan pentingnya reses. Menurutnya, reses anggota dewan sangat urgen baik untuk anggota itu sendiri maupun masyarakat selaku konstituennya. Meski demikian masih ada pemahaman yang salah di masyarakat yang menganggap reses tidak bermanfaat, sehingga muncul keengganan untuk menghadiri reses. Pemahaman salah lainnya, reses dianggap sebagai ajang bagi-bagi duit, yang semua itu sangat tidak benar. Dikatakan Kamal—akrab politisi yang dikenal santun ini, bahwa kegiatan reses tersebut sangat penting dan bermanfaat. Melalui reses, masyarakat dapat menerima informasi tentang pembangunan, di samping dapat menyampaikan keluhan tentang permasalahan apapun. Selain itu reses juga menjadi saluran yang efektif untuk menyampaikan aspirasi. Sementara dari sisi anggota DPRD, bisa berinteraksi langsung dengan konstituennya, menyampaikan sekaligus menyerap informasi untuk menjadi referensi dalam pelaksanaan tugasnya ke depan sebagai wakil rakyat. “Seperti di Dapil 5 ini ada 9 wakil rakyat. Saat mereka ingin datang reses jangan ditolak, bila perlu undang mereka. Ketika ada 10 aspirasi dari masyarakat, minimal 9 yang dipastikan bisa direalisasikan asalkan merupakan kebutuhan bukan sekedar keinginan. Ini salah satu contoh manfaatnya kegiatan ini,” ujar Kamal, seraya berharap masyarakat tidak melihat reses ini sebagai kegiatan formal, tapi dijadikan forum untuk berkomunikasi dalam upaya memecahkan persoalan mayarakat dan daerah.

Baca Juga  Perda Pilkades KSB Segera Diregistrasi Propinsi

Menyikapi aspirasi M Tahir Akhmad soal rentenir, Kamal mengatakan bahwa Sumbawa kini memiliki program “Melati” (memberantas rentenir). Program yang akan diterapkan pada masa pemerintahan Husni—Mo ini akan menyalurkan bantuan pinjaman tanpa bunga. Sejauh ini program tersebut sedang dikaji untuk direalisasikan. Selain itu mengatasi rentenir, pemerintah dan BRI bekerjasama untuk menyalurkan KUR. Masyarakat akan diberikan kemudahan untuk dapat mengakses bantuan itu. “Silakan ajukan, insya Allah akan dikabulkan,” ujarnya.

Mengenai bibit jagung, Kamal berharap petani jemput bola mendatangi Dinas Pertanian karena pada Tahun 2017 mendatang pemerintah pusat telah memberikan jatah kepada Kabupaten Sumbawa 162.000 hektar lahan jagung. “Untuk bibit harus ditindaklanjuti, silakan ke dinas pertanian sampaikan jika informasi itu datangnya dari saya,” imbuhnya.

Selanjutnya mengenai perbaikan atau penataan jalan lingkungan, politisi PPP ini langsung menyanggupi untuk direalisasikan. Sedangkan jalan tembus Jembatan Bugis—Gereja Baitani, akan diupayakan asalkan masyarakat ikut berpartisipasi untuk mengorbankan lahannya jika dibutuhkan. “Insya Allah kita akan berupaya untuk mengatasi semua persoalan masyarakat,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.