Salut, Demo Ribuan Muslim Sumbawa Aman dan Tertib

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/11/2016)

Ribuan umat muslim di Kabupaten Sumbawa yang tergabung dalam Forum Penolak Penista Agama (FPPA) menggelar aksi demo usai menunaikan Sholat Jumat. Aksi yang dimotori para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan ini berlangsung tertib, aman dan damai. Mereka melakukan long march dari Masjid Agung Nurul Huda dan finish di Kantor Bupati Sumbawa menyampaikan aspirasi kepada Bupati Sumbawa yang sudah menunggu para pendemo cinta damai ini.

aksi-fppa-1Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumbawa, Drs. H. Umar Hasan dalam orasinya mendukung sepenuhnya sikap dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penistaan agama oleh Basuki Tjahya Purnama alias Ahok (Gubernur DKI Jakarta nonaktif). Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menegakkan keadilan kepada pelaku penistaan agama tersebut demi tegaknya supremasi hukum.

Mantan Ketua DPRD Sumbawa ini juga meminta umat beragama khususnya Umat Islam untuk tetap waspada dan mengawal tegaknya supremasi hukum ini. “Jangan terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas yang merusak kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam bingkai NKRI,” pintanya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK menyikapi aksi massa FPPA
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK menyikapi aksi massa FPPA

Sementara Kapolres Sumbawa, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan  luar biasa kepada massa aksi. Ia mengaku bahwa aksi tersebut merupakan aksi pertama saat dia menjabat sebagai Kapolres yang melibatkan ribuan massa namun sangat aman, tertib dan damai. “Saya angkat jempol, salut dan sangat luar biasa,” ucapnya di tengah massa yang memadati lapangan upacara Kantor Bupati Sumbawa.

Baca Juga  Tabrak Kijang, Pengendara Vixion Tewas Terlindas Truk

Terkait pernyataan sikap FPPA, Kapolres mengaku sudah menerimanya dan akan diteruskan ke tingkat yang lebih atas yaitu Kapolda dan Kapolri. “Kita juga mendukung bahwa yang benar harus benar, dan yang salah adalah salah, serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres menawarkan massa aksi kendaraan pengangkut agar massa kembali ke Masjid Agung Nurul Huda sebagai titik start aksi tersebut. Hal ini dimaksudkan agar mereka kembali ke rumah masing-masing dengan aman, dan tertib. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.