Hari Jumat, Ribuan Massa di Sumbawa Demo “Ahok” 

oleh -9 views
Perwakilan aksi Silaturrahim dengan Kapolres Sumbawa, didampingi Kasat Intel Polres Sumbawa, menyampaikan rencana aksi damai yg akan dilaksanakan oleh Forum Penolak Penista Agama. Jum'at, 4 November 2016

SUMBAWA BESAR, SR (01/11/2016)

Sekitar 5.000 massa di Kabupaten Sumbawa bahkan bisa bertambah, akan terlibat dalam aksi unjuk rasa damai sebagai bentuk reaksi atas dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI, Basuki Tjahya Purnama alias Ahok, 4 November. Aksi demo besar-besaran yang dilakukan usai Sholat Jumat ini dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia dengan massa di Ibukota Jakarta.

Untuk di Kabupaten Sumbawa aksi ini digelar oleh massa yang tergabung dalam Forum Penolak Penista Agama (FPPA). Mereka akan berkumpul di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa lalu longmarch menuju Polres Sumbawa dan Kantor Bupati untuk menyampaikan aspirasinya.

Dimintai tanggapan soal rencana aksi itu, Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad, SIK mengaku sudah menerima surat pemberitahuan dari FPPA. Pihaknya juga bertemu dengan coordinator aksi. Forum tersebut akan melakukan aksi terkait pernyataan Gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok yang diduga menistakan Agama Islam.

Mengenai aksi itu, sesuai undang-undang siapapun bisa menyampaikan pendapat asalkan dilaksanakan secara tertib, aman dan damai. Dalam mengamankan aksi itu, pihaknya akan menurunkan ratusan personil. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kepentingan pihak ketiga yang mencoba memanfaatkan situasi dan kondisi untuk membuat situasi tidak aman. “Kami juga berharap aksi ini tidak mengganggu arus lalulintas di Kota Sumbawa,” imbuhnya, seraya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan aksi tersebut karena merupakan aksi solidaritas untuk menyampaikan pendapat, dan berharap semua pihak untuk selalu menjaga situasi kondusifitas daerah yang sudah aman dan damai. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Sempat Mangkir, Kadis Dikpora KSB Akhirnya Datangi Kejaksaan

No More Posts Available.

No more pages to load.