KSB Mulai Bahas RAPBD 2017

oleh -12 views
Ketua DPRD KSB, M Nasir ST

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (30/10/2016)

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memulai tahapan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2017. Tahapan pembahasan itu ditandai dengan digelarnya sidang paripurna penyampaian Kebijakan Umum Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KU-PPAS) oleh pemerintah daerah.

Ketua DPRD KSB Muhammad Natsir, ST mengatakan, sebelumnya Badan Musyawarah (Bamus) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyusun jadwal pembahasan RAPD 2017 dan disepakati tahapannya dimulai hari ini. “Hari ini kita mulai tahapannya dengan pengajuan KU-PPAS oleh pemerintah,” terangnya kepada sejumlah wartawan.

Jika tidak ada halangan, lanjutnya, pembahasan RAPBD 2017 ditarget selesai 29 November mendatang. Pemerintah dan DPRD sengaja menargetkannya tuntas di akhir November dengan alasan ada waktu untuk proses evaluasi oleh provinsi sebelum akhirnya dapat dilaksanakan tepat di awal Bulan Januari 2017. “Harapan kita kan Januari semua bisa running, baik kegiatan maupun anggarannya,” timpalnya.

Pada APBD 2017 mendatang, Natsir berharap dari sisi pendapatan bisa maksimal. Baik pendapatan yang bersumber dari kantung-kantung Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun sumber lainnya yang berasal dari pusat. Khusus yang dari pusat, diharapkan sejumlah sumber dana bagi hasil (DBH) yang tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya sempat tertunggak, agar dapat disalurkan. “Kita minta pemerintah dan kami juga berupaya agar dapat mengejar semua DBH yang tertunggak itu. Mulai dari yang tahun 2011 sampai sekarang,” tandasnya.

Baca Juga  Wagub NTB Lantik Penjabat Bupati Lombok Timur

Tahun ini Pemda KSB menjadi daerah tercepat yang memulai tahapan pembahasan anggarannya. Sebelumnya RAPBD Perubahan 2016, Pemda KSB menjadi kabupaten pertama di NTB yang melakukan penetapan. Dianggap terkesan tergesa-gesa dalam pembahasan anggaran, Natsir mengaku, justru KSB tengah berupaya mengejar waktu sesuai ketentuan yang berlaku. “Seharusnya APBDP itu Bulan Mei atau Juni sudah dimulai. Justru kita terlambat. Nah begitu juga dengan APBD 2017, kan ketentuannya, pembahasannya tidak boleh lewat akhir tahun. Jadi kita ini relatif sudah sesuai aturan,” imbuhnya. (HEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.