Wabup KSB Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aset

oleh -9 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DIKBUDPORA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (29/10/2016)

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST, tidak ingin kecolongan lagi terkait pendataan aset yang kurang serius di setiap sekolah. Pasalnya pada tahun lalu, KSB mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sempat terkendala oleh Dikbudpora karena pendataan aset di setiap sekolah yang kurang maksimal. Untuk diketahui separuh aset di KSB berada di Dikbudpora. “Setengah aset di KSB ini setengahnya ada di Dikpora terutama di sekolah-sekolah. Untuk itu saya menghimbau kepada semua kepala sekolah baik yang lama atau baru, data semua asetnya dengan rapi tanpa terkecuali,” katanya di hadapan seluruh kepala SD dan SMP di KSB, kemarin.

Biasanya ungkap Fud—sapaan Wabup, pegawai yang dimutasi ikut memboyong asetnya ke tempat tugasnya yang baru. Padahal asset itu milik tempat awal seperti sepeda motor, laptop dan lainnya. “Aset yang terlanjur dibawa itu harus ditarik kembali. Surati dia sampai tiga kali, kalau tetap tidak mau, laporkan ke saya biar saya eksekusi,” tukasnya.

Ia juga meminta aset yang sudah rusak parah didata dan dilaporkan, mana aset yang akan diputihkan akan dilakukan. Upaya ini dilakukan agar pihaknya memiliki dasar untuk melakukan perbaikan atau pengadaan karena semua yang ada di seluruh sekolah adalah tanggung jawab kepala sekolah.

Baca Juga  Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini

Mengapa hal itu sangat ditekankannya, karena ketika KSB mengejar predikat WTP, dinas yang paling banyak masalahnya adalah Dikpora. “Masalahnya paling akut terutama soal aset yang tidak terdata. Dengan pembekalan ini saya berharap pada tahun depan kita berhasil mendapatkan predikat WTP dari BPK,” pungkasnya. (HEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.