Menko Kemaritiman Eksekusi Sejumlah Program untuk Sumbawa

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (24/10/2016)

Duduk manis tanpa harus keluar daerah ‘menjajakan’ proposal, Kabupaten Sumbawa sudah bisa mendapatkan sejumlah program pembangunan. Ini bisa terjadi salah satunya berkat Anggota DPR RI, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc yang mengajak Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan bersama rombongan untuk berkunjung ke Kabupaten Sumbawa. Dalam kunjungan itu, Menko Luhut sempat berdiskusi dengan Bupati HM Husni Djibril B.Sc beserta sejumlah pimpinan SKPD terkait. Dalam diskusi singkat di ruang kerja Bupati Sumbawa, Senin (24/10), pejabat paling dekat dengan Presiden Jokowi ini mengeksekusi sejumlah program untuk daerah ini.

Seperti di bidang pertanian. Menko Luhut menantang Sumbawa untuk menyiapkan lahan yang lebih luas guna penanaman jagung mengingat potensi pertanian di daerah ini cukup melimpah. Meski pada Tahun 2017 mendatang Sumbawa telah ditargetkan 162.000 hektar, jika berkeinginan untuk ditambah, pihaknya siap membantu. “Jika mampu kami siap menambahnya, kalau bisa produksi jagungnya mencapai 2 juta ton. Ini sejalan dengan telah ditetapkannya Sumbawa sebagai lumbung jagung nasional,” kata Menko Luhut.

Terkait dengan keluhan Pemda Sumbawa dengan banyaknya lahan berstatus HGU (Hak Guna Usaha) yang tidak jelas dan tidak tergarap, Menko Luhut langsung menghubungi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil via telepon. Melalui komunikasi itu Menteri Agraria siap untuk menuntaskan terbengkalainya lahan HGU tersebut sehingga dapat dijadikan tambahan lahan jagung dalam memenuhi target nasional. Demikian dengan sumur bor, dalam kesempatan itu Menko Luhut juga menghubungi Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Amran Sulaiman MP. Dari komunikasi via telepon tersebut, Menteri Pertanian siap menambah jumlah bantuan sumur bor untuk Sumbawa. Tak hanya itu Menko Luhut meminta Menteri Pertanian membantu Kabupaten Sumbawa untuk mengembangkan pertanian tebu guna memenuhi kebutuhan gula dalam negeri. Selain soal pertanian, Menko menilai Sumbawa sangat cocok untuk pengembangan peternakan. Menko Luhut siap untuk menjadikan daerah ini sebagai pusat pengembangan bibit inti sapi impor dari Australia.

Baca Juga  Sasar Bulog dan Supermarket, Stok Bahan Pangan di NTB Aman

Di bagian lain diskusi tersebut, mengemuka soal Pelabuhan Teluk Santong yang telah direncanakan sejak Tahun 2012 lalu. Saat Bupati Sumbawa meminta kesediaan pemerintah pusat untuk merealisasikannya, Menko Luhut langsung mengiyakannya. Menurutnya, pelabuan itu harus ditindaklanjuti karena sudah mengantongi Feasibility Study (FS).

Untuk memantapkan semua usulan ini, Menko Luhut langsung mengundang Bupati Sumbawa ke Jakarta guna membicarakannya lebih lanjut dan akan difasilitasi dengan semua kementerian terkait agar secepatnya direalisasikan. “Kami yakin jika semua potensi daerah seperti jagung, kedelai, tebu, sapi dan pariwisata tersebut mampu diintegrasikan, Sumbawa akan menjadi daerah yang kaya. Dan kami komit untuk memberikan dukungan,” tandasnya. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.