BNN NTB: Lokasi Pariwisata Rawan Narkoba

oleh -7 views
Kepala BNN NTB, Kombes Pol. Sriyanto menggelar jumpa pers

SUMBAWA BESAR, SR (20/10/2016)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Kombes Pol. Drs. Sriyanto mengatakan bahwa trend peredaran narkoba di NTB setiap tahunnya mengalami peningkatan terutama di daerah pariwisata. Belum lama ini, BNN menangkap tiga orang pengedar narkoba jenis ganja di Gili Terawangan. Dari tangan para pelaku diamankan barang bukti 300 gram ganja kering. “Pengungkapan ini menunjukkan bahwa lokasi pariwisata rentan peredaran narkoba,” kata Kombes Sriyanto dalam kunjungannya di Kabupaten Sumbawa, kemarin.

Karenanya operasi dan sosialisasi terus dilakukan di sejumlah lokasi pariwisata. Kombes Sriyanto yang didampingi Kepala BNN Kabupaten Sumbawa, Kompol Syirajuddin Mahmud, mengaku tidak khawatir kunjungan wisatawan akan berkurang dengan intensifnya BNN melakukan operasi. BNN sudah sepakat dengan pemerintah daerah bahwa tidak mempermasalahan berkurangnya wisatawan karena pemberantasan narkoba. “Kalau memang wisatawan itu melakukan kunjungan untuk mencicipi atau mengedarkan narkoba, lebih tidak perlu datang,” tukasnya.

Untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba membutuhkan kerja keras dan peran serta masyarakat. BNN akan memberdayakan masyarakat salah satunya dengan menggalakkan pembentukan pos sadar anti narkoba di perkampungan-perkampungan. Pos ini sudah dibangun di kawasan Senggigi, Lombok Utara. Sejumlah desa dan kelurahan juga sudah menyatakan diri siap membangun pos tersebut. “Kegiatan ini mendapat persetujuan dari Gubernur NTB. Gubernur juga sudah mengirimkan surat ke kabupaten/kota di NTB terkait pembentukannya. Ini salah satu upaya kami,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Tiga Bulan Penjara untuk “DP dan Jupe"