Kejaksaan Heboh, Tersangka PNPM Lunyuk Kabur

oleh -11 views

SUMBAWA BESAR, SR (18/10/2016)

Kantor Kejaksaan Negeri Sumbawa, heboh. Para jaksa panik. Pasalnya, TS–tersangka kasus PNPM GSC Kecamatan Lunyuk, kabur dari ruang Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sumbawa, Selasa (18/10). TS kabur saat mengetahui dirinya bakal ditahan setelah pemeriksaan selama hampir dua jam. Tersangka sempat berlari sejauh hampir satu kilometer dan sempat bersembunyi di belakang POM Bensin Kebayan. Namun upayanya gagal, setelah Irwan—Satpam Kejaksaan berhasil menangkapnya, meski nyaris baku pukul.

Sebelumnya, tersangka diperiksa di ruang staf Pidana Khusus. Saat menjalani pemeriksaan, tersangka didampingi pengacaranya, Sobaruddin SH. Selanjutnya tersangka dipindahkan ke ruang Kasi Pidsus untuk menandatangani sejumlah berkas, sekaligus menginformasikan kepada tersangka terkait penahanannya. Kebetulan Kasi Pidsus ke ruang Kajari untuk mengajukan penandatanganan surat penahanan, dan jaksa lainnya sedang sibuk mempersiapkan berkas dan persiapan untuk mengantar tersangka ke Lapas Sumbawa. Tak berselang lama, tepatnya sekitar pukul 13.00 Wita, tersangka keluar dari ruangan Kasi Pidsus, dan terdengar suara pengacara yang memanggil tersangka agar tetap di tempat. Tapi tersangka yang berpura-pura menelpon seseorang yang diakui sebagai istrinya terus ngacir dan saat berada di halaman kejaksaan mengambil langkah seribu ke arah Kantor Dinas Diknas. Sejumlah wartawan yang sedang menunggu di luar, merasa curiga lalu berteriak. Petugas security setempat langsung mengejar tersangka yang lari ke arah POM Bensin Kebayan. Para jaksa pun berhamburan keluar ruangan ikut mengejar. Pemandangan itu menjadi perhatian warga dan para pejalan kaki di sepanjang Jalan Kebayan tersebut. Banyak yang mengira tersangka tersebut adalah pelaku curanmor. Pengejar pun kehilangan jejak. Tapi ibu-ibu yang sedang berkumpul memberikan kode jika tersangka masuk ke dalam gang samping rumah warga dan bersembunyi. Security yang sejak awal mengejarnya langsung meringkus tersangka. Sebenarnya tersangka hendak melawan, tapi urung dilakukan karena badan security itu lebih gede. Tersangka pun pasrah, lalu dijemput jaksa yang datang menyusul menggunakan sepeda motor.  Tak ingin kecolongan lagi, tersangka pun diborgol lalu dijebloskan ke dalam sel tahanan kejaksaan. “Dia (tersangka) mengaku kabur karena ingin bertemu anak dan istrinya,” kata Irwan—petugas Security yang berhasil menangkap tersangka.

Baca Juga  Kini Sumbawa Daerah Bahaya Narkoba, Semua Kecamatan Terpapar
KABUR: Tersangka PNPM Lunyuk ditangkap Satpam Kejaksaan
KABUR: Tersangka PNPM Lunyuk ditangkap Satpam Kejaksaan

Kajari Sumbawa, Paryono, SH MH mengaku kaburnya tersangka belum berstatus tahanan karena belum menandatangani berita acara penahanan. Pihaknya tidak curiga karena saat itu tersangka didampingi pengacaranya. Ke depan pihaknya akan berhati-hati dan melakukan pengawalan yang ketat terhadap tersangka yang akan ditahan. “Ini pelajaran untuk tidak terulang kembali,” kata Kajari.

Ia menyesalkan tindakan tersangka. Kaburnya tersangka akan menjadi pertimbangan ketika keluarga maupun pengacaranya mengajukan permohonan penangguhan. “Insiden ini menutup pintu upaya penangguhan yang diajukan tersangka. Kami akan berpikir seribu kali untuk mengabulkannya,” ujar Kajari. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.