Waspada !!! Permen Jari Diduga Mengandung Narkoba

oleh -19 views

BNN, Dikes dan BPOM Sidak Toko di Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (13/10/2016)

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mataram dan Dinas Kesehatan Sumbawa, mengambil langkah cepat terkait adanya informasi manisan bermerk “Permen Jari” diduga mengandung narkoba. Tim gabungan tersebut langsung mendatangi sejumlah toko dan kios di Komplek Pasar Seketeng Sumbawa, Kamis (13/10). Selain mengamankan beberapa sampel, tim meminta pedagang untuk tidak menjual permen jari tersebut hingga adanya hasil pemeriksaan di Balai POM.

permen-jari-sidak-1Menurut pengakuan pemilik toko, permen tersebut sangat diminati oleh anak-anak. Permintaan permen itu paling banyak dari kalangan murid sekolah dasar (SD). Bahkan permen yang diimpor PT RAJA (inisial) Jakarta dari produsen asal Guandong China ini sudah menyebar ke desa-desa. Jika dilihat dari kandungan komposisinya yang tertera di kemasan Permen Jari, adalah gula putih (mengandung pengawet sulfit), sirup glukosa, pengatur keasaman (asam sitrat, asam malat), dan pewarna makanan. Ironisnya lagi, ternyata tercatat di BPOM RI ML: 824409085492.

Kepala BNN Sumbawa, Kompol Syirajuddin Mahmud saat memperlihatkan sampel Permen Jari yang disita dari sejumlah toko
Kepala BNN Sumbawa, Kompol Syirajuddin Mahmud saat memperlihatkan sampel Permen Jari yang disita dari sejumlah toko

Kepala BNN Kabupaten Sumbawa, Komisaris Polisi (Kompol) Syirajuddin Mahmud mengatakan, upaya investigasi ke sejumlah toko ini berdasarkan informasi dari media massa. Dari informasi tersebut menyebutkan hasil pemeriksaan BPOM dan laboratorium, terungkap permen itu mengandung unsur narkoba. Secara fisik permen jari yang beredar di Sumbawa sama dengan permen yang terbukti mengandung narkoba itu. Namun apakah sampel yang diamankan pihaknya mengandung narkoba atau tidak, belum diketahui karena masih menunggu hasil pengujian BPOM Mataram. “Kami amankan dan peringatkan pedagang agar tidak menjual sebagai bentuk antisipasi guna melindungi masyarakat terutama generasi bangsa jika hasil pengujian BPOM benar-benar mengandung narkoba,” ujar Kompol Syirajuddin.

Baca Juga  Ini Dia Duta NTB untuk Paskibraka Nasional

Ia menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi permen jari sebelum ada hasil BPOM. Demikian dengan para pedagang untuk sementara tidak menjajakan permen tersebut. “Kami akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan menginformasikan kepada guru agar dapat menyampaikan kepada siswanya untuk waspada dan tidak mengkonsumsi permen yang dicurigai mengandung narkoba,” demikian Kompol Syirajuddin. (JEN/SR)

 

sumpah-pemuda-doktor-zul

bankntb DPRD DPRD