Parah !!! 18 Kecamatan di Sumbawa Dilanda Kekeringan

oleh -21 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/10/2016)

Kabupaten Sumbawa dilanda kekeringan. Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, sebanyak 18 kecamatan mengalami kekeringan, dampak musim kemarau.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Abdul Rauf, S.Sos yang dikonfirmasi, Rabu (13/10) menyebutkan, kecamatan yang mengalami kekeringan adalah Kecamatan Plampang, Labangka, Maronge, Lopok, Moyo Hulu, Lunyuk, Lape, Rhee, Alas Barat, Moyo Hilir, Moyo Utara, Lenangguar, Unter Iwes, Utan, Labuhan Badas, Alas dan Empang. Meski tercatat sebagai kecamatan yang mengalami kekeringan tapi dalam satu kecamatan tidak masif, hanya terjadi di beberapa desa. “Kekeringan ini terjadi akibat adanya perubahan iklim global, yang menyebabkan musim kemarau mulai Agustus lalu sampai sekarang,” katanya.

kekeringan-hlKekeringan ini membuat masyarakat kekurangan air bersih. Seperti dialami masyarakat di beberapa desa wilayah Kecamatan Alas, Alas Barat, Buer, Moyo Hulu, Moyo Hilir, Lape dan Rhee. Untuk mengatasi kesulitan masyarakat, BPBD telah menyuplai air bersih. “Kami suplay ke daerah yang parah. Tapi jika ada permintaan juga akan kami layani,” kata Abdul Rauf.

Sejauh ini pihaknya sudah mendistribusikan sekitar 400 ribu liter air kepada masyarakat. Untuk Kecamatan Moyo Hilir, Moyo Hulu dan Lape belum didistribusikan karena BPBD belum bisa menyuplai air secara serentak. “Personil dan armada kami terbatas sedangkan wilayah Kabupaten Sumbawa sangat luas,” akunya, seraya menyatakan akan melakukannya secara bertahap. (JEN/SR)

sumpah-pemuda-doktor-zul

 

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  100 Balita dan Anak Terinfeksi Covid, Ini yang Dilakukan Pemprov NTB