Diresmikan Mendikbud, Klinik Surya Medika Muhammadiyah Sumbawa Beroperasi

oleh -17 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/10/2016)

Klinik “Surya Medika” Pusat Kesehatan Umat (PKU) Muhammadiyah Sumbawa mulai beroperasi. Hal ini setelah diresmikan Menteri Pendidikan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap, Kamis (13/10) sore tadi. Saat peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon ke udara, Mendikbud didampingi Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Irjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Daryanto, Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, Ketua PD Muhammadiyah Sumbawa, Wakil Ketua DPRD, Kamaluddin ST.,M.Si,. Kapolres Sumbawa, AKBP. Muhammad SIK, dan pimpinan SKPD. Sebagai rangkaian dari peresmian itu, PD Muhammadiyah Sumbawa menyerahkan bantuan sembako sekaligus pengobatan gratis kepada kaum dhuafa terutama yang tinggal di sekitar Klinik Surya Medika.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Dr. Muhadjir Effendy dalam sambutannya mengatakan, ada dua orang yang paling berjasa dalam pendirian klinik ini, salah satunya Prof. Dr. Din Syamsuddin. Klinik ini akan menjadi rintisan Rumah Sakit Muhammadiyah di Sumbawa. Karena itu dia meminta Bupati Sumbawa untuk memberikan perhatiannya kepada klinik tersebut.

Meski klinik, Menteri Muhadjir berharap menjadi poliklinik yang berkelas mulai dari pelayanan dan fasilitas yang disediakan harus yang terbaik. Standar yang digunakan adalah standar pelayanan dan kinerja karyawan Rumah Sakit Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang. Dari segi peralatan dan dokter spesialis, Muhadjir yang juga pimpinan pusat Muhammadiyah ini, Klinik Surya Medika sudah layak menjadi rumah sakit tipe D. Untuk memenuhi kelayakan itu, ruang rawat inapnya harus ditambah. Menurutnya, ini adalah tantangan bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumbawa untuk mengelola klinik tersebut secara professional, modern dan akuntabilitas yang baik. “Sebab semua ini bisa dipertanggungjawabkan secara bisnis maupun di hadapan Allah SWT,” tandasnya.

Baca Juga  Bang Zul : Ekonomi Terbuka, Pemerintah Jangan Persulit Pengusaha

 

klinik-pku-muhammadiyah-1

Sementara itu, mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin menyampaikan terimakasih kepada menteri pendidikan dan kebudayaan. Karena jasanya bukan hanya saat itu sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tapi juga sebagai Mendibud, klinik tersebut bisa terwujud. UMM juga tidak hanya membantu pembangunan fisik gedung, melainkan dukungan pengembangan kapasitas bangunan dan karyawan serta dokter. “Kalau bukan karena beliau sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang waktu itu, mungkin tidak bisa terealisasi secara maksimal,” terang tokoh dunia yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Dea Malela ini.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Drs. H. M. Husni Djibril, B.Sc memberikan apresiasi atas pembangunan Klinik PKU Muhammadiyah Sumbawa ini sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan akses masyarakat dalam memperoleh alternatif dan kemudahan pelayanan kesehatan. Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia, Muhammadiyah telah banyak berkiprah dan memberikan sumbangsih yang nyata bagi masyarakat, utamanya dalam bidang pendidikan maupun kesehatan. “Kita dapat menyaksikan begitu banyaknya sekolah, perguruan tinggi dan rumah sakit yang didirikan Muhammadiyah. Begitu juga di sektor ekonomi, jaringan amal usaha ekonomi Muhammadiyah baik yang berbentuk lembaga keuangan, industri, koperasi maupun baitul tamwil yang tersebar di seluruh Indonesia, telah membantu upaya pemerintah dalam membangun kembali ekonomi mikro berbasis kerakyatan,” bebernya.

Hari ini, lanjut Bupati, Muhammadiyah kembali mewujudkan komitmennya untuk berkiprah dan memberikan sumbangsih yang nyata bagi masyarakat, yakni dengan telah berdirinya Klinik Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa. Keberadaan klinik ini tentunya merupakan salah satu upaya penyediaan layanan kesehatan bagi masyarakat dengan maksud agar masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas. Dan diharapkan, klinik PKU Muhammadiyah Sumbawa ini nantinya memiliki kemampuan pelayanan yang optimal. Artinya penyelenggaraan good patient care, dengan tenaga-tenaga kesehatan yang profesional, berdaya dan berhasil guna. “Kami sampaikan terima kasih atas kehadiran Klinik ini karena akan memperluas pilihan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Insya Allah keberadaannya akan ikut membantu mengatasi keterbatasan daya dukung atau daya tampung prasarana kesehatan yang ada di daerah ini,” ucapnya.

Baca Juga  TP4D NTB Monev Hasil Proyek Pembangunan Infrastruktur 2017

Di bagian lain, Bupati menegaskan bahwa Muhammadiyah bukan hanya milik umat Islam, tetapi telah menjadi harapan masyarakat Indonesia. Ke depan Ia berharap Muhammadiyah dapat terus meningkatkan peran aktifnya dalam mengabdi kepada umat, bangsa dan negara. Tetap teguh memegang komitmen untuk meraih kejayaan Islam, kemajuan intelektual, serta solidaritas kebangsaan dan kemanusiaan. (JEN/SR)

sumpah-pemuda-doktor-zul

bankntb DPRD DPRD