Kantor PLN Plampang Didemo dan Disegel

oleh -119 views
Kantor PLN Ranting Plampang Disegel

SUMBAWA BESAR, SR (12/10/2016)

Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Plampang, didemo puluhan massa, Rabu (12/10) siang. Dalam aksinya, massa yang tergabung dalam Front Keadilan Rakyat (FKR), Gerpad dan Jankis ini menyegel pintu utama kantor tersebut dengan cara memaku kayu pada posisi melintang.

Koordinator Lapangan (Korlap), Rustam Effendy menyatakan kekecewaan terhadap pelayanan PLN yang melakukan pemadaman listrik secara terus menerus. Terlebih lagi pemadaman itu dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ia menilai tindakan PLN tidak adil dan semena-mena, karena tidak sebanding pelayanan dengan tariff listrik yang cukup tinggi. Pemadaman itu dinilai telah merugikan masyarakat selaku pelanggan. Kegiatan masyarakat terganggu, demikian dengan pelayanan di kantor publik. Parahnya lagi, akibat pemadaman secara mendadak dan berulang kali ini, membuat alat elektronik seperti kulkas, televisi dan lainnya, mengalami kerusakan. “PLN tidak professional, dan pelayanan yang mengecewakan,” tudingnya.

pln-plampang-demo-2pln-plampang-demo-3Seharusnya sebelum dilakukan pemadaman, lanjut orator lainnya, PLN harus mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai kondisi sebenarnya. “Ini sudah terjadi sejak awal Mei lalu sampai sekarang, tapi PLN tidak pernah menginformasikannya kepada masyarakat. Lagipula tidak ada kemajuan dari pelayanan yang diberikan. Seolah-olah pemadaman secara terus menerus menjadi kegiatan wajib PLN,” tukasnya, seraya mensinyalir pemadaman sengaja dilakukan karena dapat dimanfaatkan menjadi ladang bisnis para mafia listrik. Untuk itu massa menolak secara adanya pemadaman listrik. Sebagai sikap penolakan, dengan menyegel kantor PLN setempat.

Baca Juga  Nyorong Berdarah, Satu Tewas Tertikam, Terduga Pelaku Kakak Beradik

Pantauan SAMAWAREA di lapangan, aksi demo itu dikawal ketat aparat kepolisian dari Polsek Plampang. Meski terjadi penyegelan, aksi berlangsung aman dan damai. (BUR/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.