“Bela Beli Kulon Progo” Bisa Diterapkan di NTB

oleh -3 views

KULON PROGO, SR (12/10/2016)

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta, terus menggalakkan program Bela Beli Kulon Progo. Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemkab Kulon Progo, Eko Wisnu Wardhana mengungkapkan, program ini terbukti mampu mendorong tingkat jumlah kemiskinan di Kulon Progo. Hal ini ia ungkapkan saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD NTB Abdul Hadi beserta Forum Jurnalis Parlemen NTB di Kantor Bappeda Kulon Progo, DIY, Rabu (12/10).

Ia memaparkan, Pemkab Kulon Progo terus menggenjot pemberdayaan masyarakat melalui program ekonomi kerakyatan seperti Bela Beli Kulon Progo. Dengan membeli produk-produk Kulon Progo, lanjutnya, masyarakat telah berpartisipasi membela Kulon Progo khususnya, dan Indonesia pada umumnya dari serbuan produk luar. “Bela Beli Kulon Progo kalau ditiru kabupaten lain jadi politik dumping kecil-kecilan,” katanya.

Pemkab Kulon Progo telah memulainya dengan penjualan produk air mineral dengan merk AirKU, singkatan dari Air Kulon Progo. Menurutnya, jika salah satu kabupaten di NTB memiliki sumber daya air harus dicoba daripada pendapatan penjualan air mineral diambil perusahaan asing. “Dengan minum AirKU uang mengalir ke daerah sendiri. Kalau banyak kabupaten yang tetapkan itu akan jadi politik dumping yang bagus,” lanjutnya.

Menurutnya, investasi pengadaan air mineral tidaklah terlalu besar, hanya sekitar Rp 1,5 miliar dengan prospek bisnis yang tentunya menguntungkan bagi pendapatan daerah. “Makanya ada MEA kita enggak takut kalau kaya gini. Kita masih miskin kenapa minum air mineral dari luar,” tambahnya lagi. (NA/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Ngantri di Pelabuhan Ketapang, KMP Labrida Adinda Terbakar