Inilah Pejabat di Gerbong Mutasi Perdana Husni-Mo

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (10/10/2016)

Sebanyak 84 pejabat structural di lingkup Pemda Sumbawa dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada mutasi perdana yang digelar pemerintahan Husni—Mo, Senin (10/10). Dari sejumlah pimpinan SKPD yang masuk dalam gerbong mutasi ini, hanya direposisi atau digeser. Selain itu ada beberapa di antaranya yang sebelumnya tidak memiliki jabatan pada pemerintahan sebelumnya, diangkat menduduki jabatan strategis di sejumlah SKPD. Menariknya dalam mutasi itu tidak ada pejabat yang dinonjobkan.

Melalui Surat Keputusan Bupati Sumbawa No. 1024 Tahun 2016, tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, terungkap pejabat yang menempati jabatan baru. Di antaranya Drs. H. Didi Darsani, A.Pt sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, menggantikan Drs. H. Muhammading yang digeser ke staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan. Untuk Kadikes kini dijabat Drs. H. Naziruddin M.Si yang digeser dari staf ahli bidang ekonomi. Ir. A. Yani ditarik ke Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan meninggalkan jabatan Kepala BKBPP yang dibiarkan lowong. H. Burhan SH MH juga demikian menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik. Kini Kadishubkominfo yang ditinggalkannya diisi Ir Mukmin yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selanjutnya Dr. H. M. Ikhsan Safitri., M.Si menjabat sebagai Kepala BPM-PD menggantikan Tarunawan S.Sos yang dipercaya menjabat Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan. Untuk jabatan Kadis Sosial yang ditinggalkan Doktor Ikhsan diisi Tri Karyati S.Sos yang sebelumnya Kadisnakertrans Sumbawa. Sementara Ir. Talifuddin M.Si bergeser menempati jabatan baru sebagai Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan menggantikan Ir Syafruddin yang hijrah menggantikan Tri Karyati sebagai Kadis Nakertrans Sumbawa. Kemudian Drs. H. Arif., M.Si menempati pos barunya sebagai Kepala Diskoperindag Kabupaten Sumbawa menggantikan Drs. Zainal Abidin yang dipercaya menjabat Kepala Pelaksana BPBD. Mengganti posisi Haji Arif sebagai Kepala Kesbangpoldagri, Bupati mempercayakan Yahya Adam BA yang sebelumnya staf ahli bidang pemerintahan.

Baca Juga  Senator Bali Apresiasi Penanganan Tercepat Konflik Lunyuk

mutasi-perdana-1Pejabat lainnya yang dimutasi adalah H. Amri, S.Sos.,M.Si dipercaya menjabat Sekretaris pada Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa menggantikan Drs. Abdul Gani Nasby sebagai Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa. Untuk jabatan Kepala Disporabudpar yang baru, Bupati mencomot Ir H Junaidi M.Si yang posisi sebelumnya sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dijabat pejabat lama Ir. Dirmawan. Pengganti Dirmawan sebagai Kepala BPM LH adalah Ir Sigit Wratsongko yang sebelumnya menjabat Kepala BP4K. Drs. H. Hasan Basri yang cukup lama di BKPP digeser menjadi Inspektur Kabupaten Sumbawa menggantikan A Rahim S.Sos yang dipercaya menjabat Kepala Pelaksana BP4K.

Selain pimpinan SKPD, mutasi juga menimpa para camat. Drs. Heri Heryanto Diaz kini Camat Alas, H. Abdul Muis S.AP Camat Rhee, Abdul Haris S.Sos yang sebelumnya Camat Buer menjadi Kabag Aset menggantikan Varian Bintoro yang kembali menjadi camat, kali ini menjabat Camat Sumbawa. Selanjutnya, Abdul Rais SH Camat Lunyuk, Syahruddin SH Camat Utan, Drs. Irawan Subekti Camat Unter Iwes, A Hasyim B. S.Sos Camat Moyo Hilir, Lukmanuddin S.Sos Camat Maronge, Sulaiman S.Sos Camat Buer, Tajuddin SH Camat Moyo Utara, Drs Iwan Sofian Camat Lantung, Hizbullah S.Sos Camat Badas, Mulyadi S.Sos Camat Moyo Hulu, Hartono S.Sos Camat Rhee,Budi Santoso S.Sos M.Si Camat Labangka, dan Junaidi S.Pt Camat Alas.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, B.Sc menyampaikan bahwa mutasi ini untuk menghilangkan rasa penasaran masyarakat yang tak sabar menunggu digelarnya mutasi. Ia mengakui sengaja menggunakan diksi “sedikit terbayar” dalam mutasi ini karena memang agenda penataan personel yang dilakukan belum sepenuhnya tuntas. Penataan personel yang jauh lebih komprehensif baru bisa dilaksanakan pada akhir tahun nanti seiring dengan berlakunya perangkat daerah yang baru. Untuk sampai pada pelaksanaan mutasi hari ini, sudah banyak tahapan yang telah dijalankan. “Saya bersama dengan Wakil Bupati dibantu sekretaris daerah telah mengamati kinerja saudara-saudara sekalian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan publik dan pelaksanaan program dan kegiatan yang tertuang dalam APBD 2016,” katanya.

Baca Juga  Setahun Pemerintahan Husni-Mo, Butuh Kerja Keras

Khusus untuk pejabat eselon II juga telah dilaksanakan asessment oleh tim asesor dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, juga dilakukan penilaian oleh pansel yang dibentuknya. Semua itu dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang benar-benar obyektif.

Menurut Haji Husni—akrab Bupati disapa, jabatan adalah amanah dan kepercayaan. Ia meyakini bahwa pejabat yang dilantik ini memiliki kompetensi, kepedulian dan bersedia bekerja nyata untuk menyukseskan berbagai agenda program dan kegiatan pemerintahan kedepan. Masyarakat Sumbawa yang hebat dan bermartabat menjadi ruang bagi para sahabat sekalian untuk berkreasi dan berprestasi secara faktual sebagai perwujudan filosofis pemerintahan yang diistilahkan Tau Samawa adalah “setemung pamendi ke penyadu”. “Untuk itulah, kepada para pejabat yang baru dilantik pada posisi sekarang, kami ucapkan selamat mengemban amanah, kewajiban dan tanggung jawab baru. Selaku pimpinan daerah saya memberikan kepercayaan legal kepada para sahabat sekalian untuk melaksanakan sebagian tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Selebihnya, penilaian yang objektif akan langsung diberikan oleh masyarakat selaku pemegang kedaulatan pemerintahan ini,” ujarnya.

Kepada pejabat yang meninggalkan posisi lama, Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas segala kinerja, karya, dan pemikiran yang pernah didedikasikan untuk memajukan Kabupaten Sumbawa melalui unit kerja yang pernah dipimpin. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD