Polisi Dalami Kematian Bayi Nayla, Ada Bekas Benda Tumpul

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (09/10/2016)

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa kian bersemangat untuk mengungkap kematian Nayla Ramadani. Sebab ada kejanggalan dari kematian bayi berumur 2,5 tahun ini. Saat ini polisi sudah mengamankan NL—ibu kandung Nayla, dan kekasihnya berinisial SY. Sepasang kekasih tersebut nyaris dihakimi massa karena diduga sebagai penyebab kematian bocah tak berdosa tersebut. SY dan NL belum resmi menikah. Keduanya sudah merencanakan akan menikah di Bali. Sedangkan Nayla Ramadani adalah hasil pernikahan siri NL dengan seorang pria di Denpasar.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK, Sabtu kemarin, mengatakan, kasus ini tengah didalami. Pihaknya telah menerima hasil visum dari RSUD Sumbawa yang menyebutkan ditemukan luka diduga bekas benda tumpul di tubuh Nayla. Di bagian dadanya terdapat luka lebam berukuran 3×6 centimeter. “Untuk lebih jelasnya, kami akan meminta keterangan dari dokter yang melakukan visum terhadap jasad Nayla,” kata Bang Yusta—sapaan akrab perwira murah senyum ini.

Kasat Reskrim AKP Yusuf Tauziri SIK
Kasat Reskrim AKP Yusuf Tauziri SIK

Pihaknya juga telah meminta keterangan sejumlah saksi. Dua orang saksi sempat melihat Nayla dicekik SY—kekasih ibu kandungnya, dengan cara mengangkatnya ke tembok. Nayla sempat menangis. Menurut saksi itu terlihat 6 hari sebelum terdengar kabar kematian Nayla. Namun keterangan saksi itu dibantah SY yang mengaku menggendong Nayla, bukan mencekiknya. Rencananya lanjut Bang Yusta, pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menemukan bukti petunjuk lainnya. “Kasus ini menjadi atensi karena perkara ini masuk dalam salah satu program Kapolri,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Ungkap Oknum Apoteker Penjual Tablet Aborsi

Seperti diberitakan SAMAWAREA, sepasang kekasih SY dan NL, nyaris dihakimi massa, Senin (26/9) malam lalu. Beruntung kedua warga Desa Labuan Badas Kecamatan Badas ini diselamatkan Babhinkamtibmas setempat. Kedua pasangan yang belum menikah secara resmi ini, diduga warga telah membunuh anak kandungnya, Nayla Ramadani—balita yang masih berumur 2 tahun 4 bulan. Kini pasangan tersebut berada di Polres Sumbawa dengan status meminta perlindungan diri. Nayla meninggal dunia, Senin siang. Diawali dari kejang dan mulutnya berbusa. Balita malang ini sempat dilarikan ke Puskesmas, namun karena kondisinya parah, lalu dirujuk ke RSUD Sumbawa. Nayla sempat ditangani, namun jiwanya tak tertolong. Jasad Nayla kemudian dikebumikan oleh orang tuanya ini, di wilayah Batu Gong, jauh dari Dusun Empan tempat tinggalnya. Hal ini memunculkan kecurigaan warga. Apalagi keduanya jarang bergaul atau bersosialisasi dengan tetangga dan warga lainnya. Dari kecurigaan ini tersiar kabar jika ada yang janggal terhadap kematian Nayla. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.