Toyota Indonesia Bantu UTS Alat Peraga Senilai Ratusan Juta

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (08/10/2016)

Bantuan terus mengalir ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Kali ini dari PT Toyota Manufacturing Indonesia. Perusahaan otomotif nomor satu di dunia ini memberikan bantuan alat peraga 1 unit mesin Toyota Innova senilai ratusan juta rupiah, Jumat (7/10) kemarin.

Bantuan itu diberikan General Manager PT Toyota Motor, Dr. Ir. Adjie Sapta M.Si didampingi managernya, Purwoko Deni Purwanto ST kepada Rektor UTS, Dr. Andi Tirta yang disaksikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Dea Mas, Dr. H. Zulkieflimansyah M.Sc dan dosen beserta sejumlah mahasiswa. Selain bantuan tersebut, petinggi Toyota Motor ini memberikan kuliah umum bertajuk “Menatap Masa Depan menuju Engineer Berkelas Dunia” di Aula Serbaguna UTS. Bahkan pada malam harinya, pihak Yamaha Motor berkesempatan untuk bertatap muka dengan ratusan mahasiswa UTS dari seluruh nusantara yang tinggal di dua gedung Asrama Olat Maras—bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

uts-toyota-kuliah-umumDalam sambutannya, General Manager PT Toyota Motor, Dr. Ir. Adjie Sapta M.Si mengatakan bahwa Toyota di Indonesia telah berkiprah selama 45 tahun. Mulai kegiatan usaha yang berkesenambungan, Toyota juga melakukan kegiatan social melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu pilarnya yang terus didukung Toyota adalah bidang pendidikan. Di Toyota Indonesia melalui Yayasan Toyota dan Astra ungkap Doktor Adjie, telah melakukan berbagai langkah untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini dilandasi dengan kesadaran akan kebutuhan dunia pendidikan dalam mengimbangi laju dunia otomatif yang berjalan mendahului kurikulum pendidikan. “Karena itu dalam setiap penyerahan bantuan alat peraga pendidikan, selalu kami sertai dengan kuliah umum untuk menambah wawassan dan tukar pengalaman dari yang sudah kami alami selama ini,” katanya.

Baca Juga  Filipina Tuan Rumah AUYS 2017

Terkait dengan bantuan alat peraga mesin Toyota Innova, Doktor Adjie berharap bantuan yang tidak seberapa itu dapat membantu siswa dalam mempelajari otomatif terbaru sehingga kesenjangan pengetahuan antara dunia pendidikan dan institusi tidak terlalu jauh. Hal itu semua dilandasi dengan kesadaran akan tantangan ke depan yang semakin kompetitif dalam skema Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mendatang. “Dengan pelaksanaan kuliah umum saat ini kami berharap untuk bisa bersama-sama dapat mencermati situasi kemampuan rekayasa yang kita miliki dalam segala bidang. Harapan kami sebagai salah satu praktisi bidang industry dapat seiring berjalan bersama praktisi bidang pendidikan dan professional untuk terus bekerjasama dalam mendukung pembangunan SDM di tanah air tercinta ini,” imbuhnya.

Rektor UTS, Dr. Andy Tirta menyampaikan apresiasi kepada Toyota atas perhatian yang besar terhadap kampus UTS guna membantu perkembangan dunia pendidikan di Sumbawa. “Kampus ini boleh tidak punya uang, tapi kami punya banyak teman yang membantu kita di berbagai hal, salah satunya Toyota Motor Indonesia. Semoga Toyota terus menjadi patnert kita untuk kerja praktek, magang bahkan jika dimungkinkan ada mahasiswa kami yang diterima bekerja di sana,” pinta Doktor Andy.

uts-toyota-1Sementara Pendiri UTS, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc mengatakan, organisasi yang akan menang dalam kompetisi adalah organisasi yang mampu belajar lebih cepat dari pesaingnya. Di Indonesia yang learning organization seperti ini tidak banyak. Di antaranya Astra, dan UTS.

Baca Juga  Surat Permintaan Dana Kembali Beredar, Pemprov akan Lapor Polisi 

Proyek UTS ini ungkap Doktor Zul—akrab tokoh nasional ini disapa, bukan untuk Sumbawa melainkan proyek Indonesia. Masalah terbesar Indonesia adalah modal sosial yang tergerus, karena antara satu dengan lainnya susah untuk saling mengenal. Di UTS, mahasiswanya berasal dari seluruh penjuru tanah air, mulai dari Aceh hingga Papua. Ia ingin menjadikan UTS replikanya Indonesia, bagaimana putra-putri dari seluruh nusantara kuliah di UTS. Banyak perguruan tinggi terkemuka di Indonesia cepat maju dan berkembang seperti UI, UGM dan IPB, ini karena semua mahasiswa dari seluruh nusantara seperti Aceh, Medan, Lampung, Sumatera, Bali, NTB, NTT dan Papua kuliah di sana. “Kami memiliki mimpi yang sama dalam 2-3 tahun ke depan, replika Indonesia ada di sini. Jadi Indonesia menjadi nyata kalau keragaman merajut menjadi satu yang kita mulai dari kampus ini,” tandasnya.

Dengan kehadiran mahasiswa luar daerah tersebut diharapkan membawa satu hal yang baru dan mampu mentransformasikan Sumbawa maju menjadi kenyataan. karenanya Doktor Zul menyampaikan terima kasih kepada Toyota yang ingin menjadi bagian dalam mewujudkan cita-cita tersebut. “Semoga ini bukan yang pertama, dan kami harap silaturrahim ini terus terjalin,” ujarnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.