Diduga Praktek Curang, Koperasi Lombok Sejati Terancam Ditutup

oleh -52 views
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Hj Putu Selly Handayani,

MATARAM, SR (05/10/2016)

Koperasi Lombok Sejati (KLS) terancam ditutup pemerintah. Pasalnya koperasi tersebut diduga melakukan praktek illegal, karena melelang jaminan masyarakat. “Cara itu tidak ada aturan dalam koperasi. Masyarakat keberatan dan melaporkannya ke Kementerian Koperasi,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Hj Putu Selly Handayani, Rabu (5/10).

Koperasi Lombok Sejati, kata mantan Plt. Walikota Mataram ini, melakukan praktek curang seolah-olah berlaku layaknya perbankan, bisa melelang jaminan peminjam. Padahal, Koperasi tidak boleh melakukan praktek tersebut, apalagi menjalankan asuransi dan kesalahan. Selain itu dalam melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), KLS tidak pernah diaudit. Padahal, kalau sudah besar modalnya harus dilakukan audit sendiri. “Intinya, Koperasi Lombok Sejati masih dalam proses gugatan dan terancam ditutup pemerintah pusat,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil gugatan. Jika terbukti melakukan praktek curang Dinas Koperasi dan UMKM akan munurunkan Satuan Tugas (Satgas) untuk menutup koperasi itu. “Sekalipun ada pejabat besar yang beking, tutup saja,” tegas Putu Selly.

Lebih jauh dijelaskannya, undang-undang nomor 25 Tahun 1992 pasal 4, menerangkan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan, sebagai urat nadi kegiatan perekonomian, upaya mendemokrasikan sosial ekonomi, meningkatkan kesejahteraan warga, memperkokoh perekonomian rakyat dengan jalan pembinaan koperasi. Sedangkan peran dan tugas Koperasi, meningkatkan taraf hidup sederhana masyarakat, mengembangkan demokrasi ekonomi, mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada.

Baca Juga  Sumbawa Dapat Cetak Sawah Baru dan Jaringan Irigasi 80 Milyar

Menurut Hj Selly sapaan akrabnya, sebenarnya koperasi memiliki potensi yang sangat besar dalam perekonomian Indonesia. Terbukti, sejak beberapakali perekonomian nasional dihantam krisis, koperasi selalu bisa bertahan bersama UKM. Namun Kunci keberhasilah koperasi untuk bertahan sesungguhnya adalah karena adanya anggota yang mengelola koperasi itu sendiri. Setiap anggota koperasi memiliki andil besar dalam menentukan jalannya usaha koperasi. (NA/SR)

johan-rosihan-hut-tni

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.