Lakukan Pemblokiran Sepihak, Pelayanan BRI Dinilai Mengecewakan

oleh -117 views

Anis: Kami Mohon Maaf

SUMBAWA BESAR, SR (02/10/2016)

Sejumlah anggota Polres Sumbawa kecewa berat dengan pelayanan BRI Cabang Sumbawa. Pasalnya tabungan mereka di bank tersebut diblokir. Padahal mereka tidak memiliki persoalan apalagi menunggak pinjaman kredit. Akibatnya kebutuhan hidup dan sekolah anak-anaknya terutama di luar kota, tidak teratasi mengingat uang di bank tersebut tidak bisa diambil atau ditransfer. Salah seorang di antaranya, AIPTU Eko Riyono. Penyidik yang sempat beberapa tahun menjadi penyidik tindak pidana korupsi dan perbankan ini, marah besar. Menurutnya, pemblokiran rekening tabungan dilakukan secara sepihak oleh Bank BRI. “Saya sebagai nasabah tidak merasa ada permasalahan dengan pihak bank manapun. Uang saya tidak banyak di ATM BRI tapi kami sangat membutuhkannya untuk dikirim kepada anak yang sedang kuliah di luar kota untuk biaya hidup dan makan di sana. Apalagi ini tanggal tua,” sesal Eko yang menghubungi SAMAWAREA, Minggu (2/10).

Ia mengaku tabungannya dan anggota lainnya diblokir setelah menemui petugas keuangan di Polres Sumbawa. Eko mengaku langsung menghubungi pihak Bank terutama yang berkaitan dengan angsuran kredit. Beberapa kali dihubunginya, namun tidak ditanggapi petugas bank dimaksud. Setelah di SMS dengan kalimat yang sedikit ketus, barulah kemudian ditanggapi. Dalam penjelasannya, petugas Bank itu mengatakan masalah pemblokiran tidak akan dilakukan manual di luar potongan Bank. Kalaupun terjadi pemblokiran di luar potongan bank, petugas itu mengaku tidak bisa menjelaskannya sebelum melihat di system.

Baca Juga  Polisi Cilik Beraksi, Ingatkan Orang Dewasa Tertib Berlalulintas

Eko mengaku sepakat dengan hal itu, tapi di rekeningnya itu ada sisa uang tabungan lainnya yang sulit dilakukan transaksi karena ikut terblokir. Eko juga menanyakan kajian hukum mana yang mengatur pemblokiran sepihak seperti ini. Jika pemblokiran dikatakan sebagai SOP di BRI sebagai upaya untuk mengamankan (security) uang potongan bank terhadap anggota yang tidak bisa dipotong gajinya, agar tidak diperlakukan sama dengan anggota lainnya seperti dirinya. Sebab selama ini, Ia selaku nasabah selalu taat dan patuh terhadap mekanisme yang diberlakukan Polres Sumbawa maupun BRI. Dijelaskan juga dalam pasal 8 ayat 2 huruf d UU No. 10/98 tentang Perbankan bahwa kewajiban bank untuk memberikan informasi yang jelas mengenai prosedur dan persyaratan kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. “Sebab dulu pada saat kami menandatangani kontrak perjanjian tidak ada hal pemblokiran rekening,” akunya.

Kemudian pasal 12 ayat 1 Peraturan Bank Indonesia, lanjut Eko, pemblokiran rekening atau pemblokiran simpanan dapat dilakukan terhadap nasabah yang telah dinyatakan sebagai tersangka. “Apabila BRI tidak bisa memberikan penjelasan, kami akan berkonsultasi dengan BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas terhadap kegiatan jasa keuangan perbankan,” tandasnya.

Dikonfirmasi hal itu, Fatul Mubin—pejabat BRI Sumbawa yang membidangi kredit khusus pegawai, mengaku belum bisa memberikan jawaban karena harus melihat sistemnya dulu, Senin (3/9) besok. Ia mengaku masalah pemblokiran seperti ini baru pertamakali terjadi. Pihaknya harus mengkoordinasikannya ke pusat untuk memastikan apa penyebabnya. Namun demikian munculnya masalah ini sangat tidak diinginkan dan tidak diharapkannya. Malah Mubin—akrab ia disapa, tidak sabar menunggu tibanya Hari Senin agar permasalahannya bisa diketahui. “Ini sesuatu di luar kemampuan dan sepengetahuan kami. Bisa jadi ini bukan hanya menimpa anggota Polres, kemungkinan juga dialami instansi lain. Hanya sampai sekarang hanya anggota polisi saja yang menyampaikan keluhannya melalui bagian keuangan Polres Sumbawa,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Minta BPN Permudah Proses Pembuatan Sertifikat Tanah

Sementara Pimpinan Cabang BRI Sumbawa, Anis Abdul Hakim, berjanji akan menyelesaikan masalah ini. Pihaknya akan meneliti sistemnya untuk mengetahui mengapa tabungan nasabah terutama nasabah dari Polres Sumbawa terblokir. Ia secara pribadi dan manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada para nasabah atas ketidaknyamanan dalam pelayanan. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.