Cegah Human Trafficking, Polisi Gandeng Disnakertrans

oleh -7 views
Kasat Reskrim AKP Yusuf Tauziri bertemu dengan Kabid Penta, Z. Arifin M.Si

SUMBAWA BESAR, SR (02/10/2016)

Jajaran kepolisian Polres Sumbawa menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk mencegah terjadinya humas trafficking atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Pasalnya kasus ini kerap terjadi dan menjadi persoalan yang harus dituntaskan secara bersama-sama. “Kami menginisiasinya, berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Yusuf Tauziri SIK, Sabtu (1/10) kemarin.

Ia mengaku telah menemui Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Sumbawa, Zainal Arifin M.Si dan pejabat di Disdukcapil untuk mengemukakan keinginan menggelar sosialisasi TPPO dalam waktu dekat. Sebab kasus TPPO terjadi dimulai dari perekrutan (pra pemberangkatan) Calon TKI ke luar negeri. Misalnya pemalsuan identitas mulai dari umur, status perkawainan dan alamat tempat tinggal. Biasanya ini terungkap ketika TKI bersangkutan menemui masalah.

Belum lama ini diakui Bang Yusta—singkatan dari Yusuf Tauziri, pihaknya menerima laporan dugaan TPPO. Sedikitnya lima orang yang dijanjikan bekerja di Taiwan oleh sebuah perusahaan. Masing-masing calon TKW ini menyetorkan uang sebesar Rp 25 juta untuk pemberangkatan. Namun, hingga kini mereka belum diberangkatkan sehingga salah seorang di antaranya melaporkannya kepada pihak kepolisian. Sebelumnya mereka dijanjikan akan diberangkatkan 25 Mei 2016 lalu lalu ditunda sebelum Ramadhan. Tanggal keberangkatan pun bergeser 21 Juni 2016 dan terakhir 6 Juli. Dari 5 CTKW ini, dua orang di antaranya sudah berada di Jakarta. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” demikian Bang Yusta. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Kecelakaan Maut, Satu Tewas, Dua Kritis

No More Posts Available.

No more pages to load.