Satu dari 353 Penghuni Lapas Sumbawa Positif HIV

oleh -8 views
warga binaan Lapas Sumbawa saat memeriahkan HUT RI

SUMBAWA BESAR, SR (30/09/2016)

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa mengidentifikasi satu orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Sumbawa, mengidap virus HIV/AIDS. Ini terungkap ketika instansi tersebut, melakukan pemeriksaan terhadap 353 penghuni Lapas setempat, belum lama ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbawa, Junaidi SKM., M.Si didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular, H. Syarif Hidayat, SKM, Jumat (30/9) mengakui hasil identifikasi ini. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Zero Survey bekerjasama dengan Dinas Kesehatan NTB, dan RSJ Mutiara Sukma Mataram. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa tempat salah satunya Lapas Sumbawa. Sebelum pemeriksaan dan pengambilan sampel darah, para warga binaan yang berjumlah sekitar 353 orang ini diberikan pemahaman dan pencerahan tentang penyakit menular. Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel darah dan dites menggunakan sistem Rapid Test Diagnosis. Dari 353 warga binaan ini, ungkap Jun—akrab pejabat ramah ini disapa, satu orang teridentifikasi mengidap HIV/AIDS. “Kami sudah melakukan pemeriksaan sebanyak dua kali, dan hasil tesnya tetap reaktif,” kata Jun.

Meski demikian perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan CD4 untuk menilai kondisi kekebalan pasien atau sejauhmana reaksi HIV di dalam tubuh yang bersangkutan. Selain itu pemeriksaan CD4 ini untuk mengetahui apakah yang bersangkutan membutuhkan obat atau tidak. “Ada orang yang belum membutuhkan pengobatan. Jika melewati batas tertentu baru memerlukan pengobatan,” imbuhnya.

Diakui kandidat Kadis Dikes ini, memang ada virus HIV yang berkembang di dalam tubuhnya. Karenanya akan diberikan tindakan lanjutan dengan merujuknya ke Mataram selain untuk memastikannya juga dilakukan pengobatan mengingat Sumbawa tidak memiliki fasilitas yang mumpuni. “Kami akan berkoordinasi dengan Kalapas Sumbawa untuk mengizinkan tahanan itu dirujuk ke Mataram,” ujarnya.

Baca Juga  Dikes Sumbawa Sesalkan Puskesmas Posting Iklan Donasi APD

Selain terhadap penghuni Lapas Sumbawa, Dikes juga menyasar para pekerja hiburan malam di kawasan Sampar Maras, Kecamatan Badas. Namun demikian tidak semua pekerja setempat diperiksa, karena sebagian dari mereka menolak dilakukan tes. Tes yang dilakukan ini menggunakan serum yang hasilnya diketahui setelah pengecekan sampel darahnya di Mataram, dua minggu mendatang. “Ada 104 pekerja di kawasan ini yang kami tes. Ini kami lakukan karena mereka rentan terjangkit penyakit menular,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.