Tersangka Penyegelan Kantor Desa Lito Mendekam di Sel Tahanan

oleh -9 views
Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK

SUMBAWA BESAR, SR (28/09/2016)

HPK dan SP—dua tersangka penyegelan kantor Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, resmi ditahan di sel tahanan Polres Sumbawa, sejak Rabu (28/9) tadi. Penahanan ini dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan intensif sejak pagi hingga sore, Selasa (27/9) kemarin. “Keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal pengrusakan. Jadi keduanya kami tahan,” kata Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK di ruang kerjanya, Rabu (28/9).

Penahanan ini dilakukan ungkap Kapolres, agar yang para tersangka ini tidak mengulangi lagi perbuatannya. Selain itu tersangka dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Penahanan ini juga untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan tersebut, di samping pembelajaran bukan hanya bagi Desa Lito tapi semua yang melaksanakan Pilkades. “Kami juga melakukan penahanan untuk kepentingan penyidikan untuk mengungkap para pelaku lainnya,” tandasnya.

Kantor Desa merupakan lambang pemerintah dan fasilitas public yang harus dijaga. Kegiatan ada yang merusak atau menghambat apalagi melakukan penyegelan, resikonya harus berhadapan dengan hukum. “Kalau ingin ingin melakukan sesuatu tindakan harus dipikirkan apakah berisiko hukum atau tidak. Ketika melakukan tindak pidana ada aturan yang menindaknya,” tukasnya.

Terkait persoalan Pilkades khususnya di Desa Lito, Kapolres berharap masyarakat dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Apapun putusannya nanti harus dihormati dan dilaksanakan. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Kapolres dan Dandim 1614 Dompu Serentak Salurkan Hewan Qurban di Masjid Miftahul Jannah