Nyaris Dihakimi Massa, Pasutri Minta Perlindungan Polisi

oleh -5 views
Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK

SUMBAWA BESAR, SR (27/09/2016)

Pasangan suami isteri (pasutri), SY dan NL, nyaris dihakimi massa, Senin (26/9) malam. Beruntung kedua warga Desa Labuan Badas Kecamatan Badas ini diselamatkan Babhinkamtibmas setempat. Kedua pasangan yang belum menikah secara resmi ini, diduga warga telah membunuh anak kandungnya, Nayla Ramadani—balita yang masih berumur 2 tahun 4 bulan. Kini pasangan tersebut berada di Polres Sumbawa dengan status meminta perlindungan diri.

Informasi yang diserap SAMAWAREA, Nayla meninggal dunia, Senin siang. Diawali dari kejang dan mulutnya berbusa. Balita malang ini sempat dilarikan ke Puskesmas, namun karena kondisinya parah, lalu dirujuk ke RSUD Sumbawa. Nayla sempat ditangani, namun jiwanya tak tertolong. Jasad Nayla kemudian dikebumikan oleh orang tuanya ini, di wilayah Batu Gong, jauh dari Dusun Empan tempat tinggalnya. Hal ini memunculkan kecurigaan warga. Apalagi keduanya jarang bergaul atau bersosialisasi dengan tetangga dan warga lainnya. Dari kecurigaan ini tersiar kabar jika ada yang janggal terhadap kematian Nayla. “Adanya informasi ini, membuat kami cepat bertindak mengantisipasi dan mengevakuasi pasangan ini ke Polres, biar aman, karena belum tentu isu itu benar,” kata Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK di ruang kerjanya, Selasa (27/9).

Hasil pemeriksaan luar dokter, Nayla mengalami sesak napas. Sebelum meninggal dunia, nafsu makan korban berkurang dan kondisi fisiknya menurun. “Ini yang sedang kami selidiki dan untuk sementara pasangan ini kami amankan,” tandasnya.

Baca Juga  Sempat Ditahan, Penampar Bocah Dibebaskan Jaksa Tanpa Sidang

Informasi lain menyebutkan, Nayla adalah putri pasangan NL dengan suami sebelumnya. Rencananya NL akan menikah secara resmi dengan SY—lelaki yang dicintainya. Saat ini mereka sedang mengurus kelengkapan untuk persyaratan perkawinan. (JEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.