LPPM UNSA Bertekad Menuju Kluster Penelitian Utama

oleh -22 views

SUMBAWA BESAR, SR (27/09/2016)

Setelah memperoleh predikat di bidang penelitian pada kluster madya, kini Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa (UNSA) bertekad menuju kluster utama. Hal tersebut mengemuka pada kegiatan Sosialisasi Program Kerja LPPM dan Pengelolaan Manajemen Kluster Penelitian untuk tahun 2016-2017, Senin (26/9). Kegiatan sosialisasi itu diikuti 111 dosen tetap UNSA.

Rektor UNSA, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada personalia LPPM yang telah menghantarkan LPPM masuk kluster madya dari sebelumnya kluster binaan. Karenanya Ia berharap kepada perangkat LPPM periode sekarang dapat meningkatkan kinerjanya menjadi kluster utama. Hal ini didasarkan pada resources yang dimiliki dosen UNSA. Saat ini 1 dosen sebagai guru besar, S3 4 orang dan 105 dosen bergelar Strata Dua (S2). “Selaku pimpinan saya akan menilai kinerja dosen terutama pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan memberikan funisment bagi dosen yang tidak mencapai target. Sebaliknya memberikan reward kepada dosen-dosen yang berprestasi,” terang salah satu Guru Besar di koopertis wilayah VIII ini.

unsa-lppm-hlKetua LPPM UNSA, Ieke Wulan Ayu, S.TP, M.Si menyebutkan ada beberapa indikator penilaian perguruan tinggi. Yaitu, sumber daya penelitian 30 persen, manajemen penelitian 15 persen, luaran penelitian 50 persen dan revenue generating berupa kontrak kegiatan dan unit bisnis 5 persen. Karena itu pada tahun 2017 nanti ia menargetkan LPPM UNSA sudah berada pada kluster utama. Tekad ini karena sumber daya manusia yang dimiliki Universitas Samawa memadai. Dosen yang telah memiliki jabatan fungsional Asisten Ahli 56 orang dengan target 27 proposal harus lulus seleksi Hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan Hibah Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi (Pekerti).

Baca Juga  Sumbawa Tembus 12 Besar Nominasi Nasional Apresiasi Pendidikan Islam

Sementara jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional sebagai lector, 53 orang dengan target lulus proposal Hibah Penelitian Fundamental 13 proposal, Hibah Penelitian Produk Terapan (PPT) 10 proposal serta hibah Pekerti 2 proposal. Ieke demikian kandidat doktor Brawijaya ini biasa disapa juga menjelaskan pada kluster madya yang telah diperoleh Universitas Samawa untuk Tahun 2016 ini memilki kelebihan. Di antaranya kampus sudah dapat mengangkat reviewer internal oleh pimpinan Perguruan Tinggi. Selain itu dari seluruh skema penelitian yang diselenggarakan Dikti hanya skema penelitian pendidikan magister menuju doctor unggul yang tidak dapat diikutsertakan oleh dosen. Pada skema hibah penelitian yang memungkinkan diikuti oleh doktor yaitu targetnya ada 2 proposal serta penelitian desertasi doktor 11 proposal dari kandidat doktor yang ada di Universitas Samawa.

Sementara itu, Ketua Bidang Penelitian LPPM, Rudi Masniadi, ME menjelaskan bahwa kinerja bidang penelitian Universitas Samawa pada periodenisasi 2014-2016 berada pada urutan 217 pada kluster madya. Pada wilayah Nusa Tenggara Barat menempati posisi ketiga setelah Universitas Mataram, dan STKIP Hamzan Wadi Selong. Ada beberapa pertimbangan mengapa Universitas Samawa masuk pada kluster tersebut ungkap dosen fakultas Ekonomi dan Manajemen UNSA ini, yaitu telah memperoleh hibah Penelitian Dosen Pemula 30 judul, penelitian non Dikti 84 judul, publikasi jurnal internasional 1 judul, publikasi jurnal nasional terakreditasi 1 judul dan jurnal tak terakreditasi (ISSN) 56 judul. Buku Ajar/teks sebanyak 2 judul dan luaran lain berupa rekayasa sosial 3 dan desain 1 buah. Dari sisi kontribusi, Fakultas Pertanian dan Perikanan sebanyak 13 judul penelitian, diikuti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 11 judul, Fakultas Ekonomi dan Manajemen 4 judul serta Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Fakultas Teknik masing-masing 1 judul. (JN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.