Cegah Banjir, BPBD NTB Minta Evaluasi Izin Alih Fungsi Hutan

oleh -5 views
Kepala BPBD NTB, Barat Ir. H. Muhammad Rum, MT

MATARAM, SR (27/09/2016)

Banjir bandang yang menerjang dua kabupaten di NTB disinyalir karena berubahnya alih fungsi hutan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Nusa Tenggara Barat Ir. H. Muhammad Rum, MT Selasa (27/9) menyatakan, banjir bandang berasal dari air bah yang turun dari atas bukit di kawasan Dusun Torok Aiq Beleq, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Luapan air hujan yang turun dari atas bukit di kawasan ini juga mengalir ke Kabupaten Lombok Barat yang menyebabkan terjadinya banjir di kawasan Dusun Petak, Desa kebon Ayu, Kecamatan Lembar. Dusun Torok Aiq Beleq memang sebagian besar merupakan daerah perbukitan, namun ironisnya kondisi perbukitan di kawasan ini telah gundul. Disinyalir perambahan hutan telah terjadi dengan sengaja karena perubahan fungsi lahan sebagai daerah resapan air dan penyangga hujan menjadi kawasan wisata. Di daerah ini sambung Haji Rum, merupakan daerah dengan potensi banjir dan longsor. Akibat perubahan fungsi lahan tersebut derasnya curah hujan tidak bisa diserap sehingga mengakibatkan terjadinya banjir.

Ia juga meminta pemerintah daerah setempat untuk mengevaluasi kembali perizinan peralihan fungsi lahan tersebut dan mengembalikan kawasan Dusun Torok sebagai daerah resapan dan penyangga air. “Harus dievaluasi perubahan fungsi lahan itu, jangan hanya memikirkan segi ekonomi namun kerugian yang derita lebih parah, Dusun Torok ini merupakan daerah resapan dan penyangga, karena pohonnya ditebang akibatnya luapan air hujan tidak bisa dibendung. Kita masih bersukur tidak ada korban jiwa tetapi bila terjadi banjir yang lebih besar jatuhnya korban jiwa kemungkinan tidak bisa dihindari. Jadi, saya minta pemerintah setempat untuk mengembalikan lagi fungsi lahan sebagai daerah resapan,” tandasnya.

Baca Juga  Hoaks Surat Permintaan Dana Pilkada Atas Nama Gubernur

Sebagaimana diketahui, Sabtu (24/9) lalu, banjir bandang menerjang Dusung Torok Aik Beleq Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya. Akibat banjir ini dua rumah rusak, 60 hektar lahan pertanian terendam, masyarakatpun dievakuasi ke lokasi yang lebih tinggi. Selain di Dusun Toroq Aiq Beleq, banjir bandang juga menerjang Dusun Petak Desa Lembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Banjir yang melanda Desa Lembar ini karena air kiriman dari banjir bandang yang melanda Dusun Torok. Akibat banjir ini sebanyak 100 kepala keluarga diungsikan ke tempat yang lebih tinggi. Sementara kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain kerusakan rumah, kerugian di bidang pertanian yang merendam areal pertanian 50 hektar, tambak perikanan 75 hektar dan ikannya hanyut, ternak milik masyarakat juga hilang. Bantuan ke korban banjir juga telah diberikan baik berupa kebutuhan bahan pokok juga selimut bagi pengungsi. BPBD bersama dinas Kesehatan juga telah membuka posko bantuan bagi korban banjir. BPBD bersama aparat TNI dan polisi ikut terjun membantu masyarakat membersihkan kawasan banjir. Ke depannya BPBD berinisiasi melakukan peninggian tanggul sungai, memberikan asessment terhadap masyarakat upaya dampak banjir, dan akan membentuk sistem peringatan dini bencana. (NA/SR)

bankntb DPRD DPRD