Polisi Masih Kesulitan Ungkap Money Politic Pilkades Lito

oleh -0 views
Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK

SUMBAWA BESAR, SR (26/09/2016)

Jajaran Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa masih menemui kesulitan untuk mengungkap kasus dugaan money politic Pilkades Lito. Pasalnya rekomendasi yang disampaikan Panwas kepada pihak kepolisian tidak disertai alat bukti. “Memang kami menemui kesulitan terutama dalam mendapatkan alat bukti,” kata Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK kepada SAMAWAREA, Senin (26/9).

Rekomendasi dari Panwas itu ungkap Bang Yusta—sapaan singkat Kasat Reskrim, menyebutkan terjadi dugaan tindak pidana money politic tetapi tidak ada dokumentasi, melainkan hanya ada data. Nama-nama di data yang berisi pemberi dan penerima uang sudah dipanggil namun sampai sekarang belum memenuhinya. “Ini yang bikin lama dan kami masih kesulitan untuk meningkatkan penanganan laporan ini ke proses penyidikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain laporan tindak pidana, kelompok kades yang kalah juga menempuh upaya perdata melalui gugatan di Pengadilan Negeri Sumbawa dan masih berproses. Mengingat masih dalam penanganan hukum, warga meminta agar pelantikan kades terpilih ditunda hingga ada keputusan yang bersifat tetap dan mengikat. Pemda melalui BPM-PD Sumbawa telah menjadwalkan pelantikan kades terpilih ini dan telah dua kali ditunda. Semula dijadwalkan 19 September, lalu 26 September dan kini belum ditentukan waktunya namun dipastikan tidak sampai 10 Oktober karena berdasarkan aturan 30 hari setelah penetapan, kades terpilih harus dilantik. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Meriam Sisa Perang Dunia Ditemukan Operator Alat Berat