Pengedar Narkoba Asal Tarano Peroleh Shabu dari Lotim

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (26/09/2016)

AR alias Ardi (19) dan SP alias Ciang (20)—dua terduga pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Empang dan Tarano, kini dalam pemeriksaan intensif penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa. Keduanya ditangkap jajaran Polsek Empang bekerjasama dengan Tim Satres Narkoba, Minggu (25/9) malam sekitar pukul 23.00 Wita dan Senin (26/9) dinihari pukul 03.00 Wita.

Kasatres Narkoba Polres Sumbawa, IPTU Muh. Fathoni dalam keterangan persnya, Senin (26/9) mengatakan, bahwa keduanya telah dites urine dan hasilnya positif narkoba. Awalnya polisi menangkap AR di depan Toko Disiwangi Dusun Talemo, Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, setelah terlibat keributan dengan rekannya. Saat digeledah selain mengamankan sebilah pedang, di saku celananya ditemukan tiga poket shabu. AR mengaku shabu yang semula berjumlah empat poket karena satu poket dikonsumsi sendiri, berasal dari Ciang—tetangganya di Dusun Bonto, Desa Labuan Bontong Kecamatan Tarano. Rencananya tiga poket itu akan dijual. Demikian dengan Ciang yang dalam penggrebekan di kediamannya, polisi menemukan 6 poket shabu. Ciang mengaku akan diedarkan. Dalam keterangannya juga, shabu itu berasal dari Lombok Timur yang dikirim oleh seorang kurir. Meski mengaku mengetahui nama pemilik asal barang haram itu, namun Ciang tidak pernah bertemu. “Mungkin ini cara kedua tersangka untuk merahasiakan dan melindungi bandar dengan cara menerapkan jaringan terputus,” kata IPTU Fathoni—akrab perwira ramah ini.

Baca Juga  Terduga Pelaku Pembunuhan Serahkan Diri ke Babinsa Koramil Donggo

Diakuinya, Ciang sudah lama menjadi target. Bisnis gelapnya ini dijalankan pasca bebasnya dari penjara karena kasus perjudian toto gelap (togel). Ciang akhirnya tertangkap setelah kaki tangannya dibekuk Polsek Empang. “Kami akan terus bergerak, berusaha meminimalisir penyebaran narkoba di daerah ini. Dengan tindakan yang kami lakukan, kami ingin Sumbawa bebas narkoba,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, terungkapnya kasus narkoba ini berawal dari keributan. Polisi yang datang ke TKP berhasil menangkap satu orang pelaku berinisial AR lalu dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan. Dari tangannya disita sebilah pedang. Karena mencurigakan, anggota melakukan penggeledahan dan menemukan sebungkus rokok di kantong celana sebelah kanan. Setelah dicek isinya ternyata terdapat tiga poket shabu. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satres Narkoba yang kemudian datang ke Polsek. Dalam pengembangan penyidikan, AR mengaku barang haram itu diperoleh dari SP alias Ciang. Sekitar pukul 03.00, Senin dinihari, anggotanya bersama Tim Satres Narkoba ungkap Ajik—sapaan akrab Kapolsek berkumis tebal ini, meluncur ke kediaman Ciang. Dalam penggeledahan singkat yang disaksikan Kades Labuan Bontong, ditemukan 6 poket shabu. Selain itu diamankan satu buah alat timbangan yang disimpan di dalam lemari pakaian, dan HP. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD