Pemprov Komit Mendukung Pariwisata Sumbawa

oleh -8 views
Kabid Kebudayaan Disbudpar NTB, Endah Setiarini

SUMBAWA BESAR, SR (25/09/2016)

Dialog Budaya dan Seminar Investasi Pariwisata dilaksanakan Dinas Kebudayaan Pariwisata Provinsi NTB bekerjasama dengan Disporabudpar Kabupaten Sumbawa dalam mendukung suksesnya Festival Moyo 2016. Kegiatan bertemakan “Investasi Pariwisata Dalam Rangka Mendukung Pelestarian Budaya Sumbawa dan NTB” yang digelar Sabtu (24/9) ini menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Enda Setiarini (Kabid Kebudayaan Disbudpar NTB), Ir. H. Iskandar (Kepala Bappeda) dan Adi Pranajaya (Produser dan Sutradara Film). Dialog dan seminar tersebut berlangsung dinamis. Para peserta dari berbagai unsure seperti pelajar, mahasiswa, blogger, pelaku wisata, dan pengamat ini aktif memberikan masukan dan kritikan terkait perkembangan pariwisata khususnya di Kabupaten Sumbawa. “Kegiatan ini untuk menghimpun dan mengevaluasi apa yang masih kurang dan perlu ditingkatkan guna ditindaklanjuti bagi pengembangan dan peningkatan Festival Moyo ke depan,” kata Enda Setiarini–Kabid Kebudayaan Disbudpar NTB.

Ia menegaskan bahwa Pemprov tetap memberikan perhatian kepada Kabupaten Sumbawa dalam pengembangan pariwisatanya. Namun dukungan itu tidak bisa sepenuhnya, karena pihaknya harus memberikan perhatian yang sama dengan daerah lainnya di NTB dan memiliki program yang sama. “Bagaimana pun kita akan selalu berjalan seiring bersama. Kita akan menguatkan kegiatan atau event yang tercantum di dalam program wisata itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, ungkap Endah—sapaan akrabnya, Festival Moyo sudah menjadi agenda tahunan dalam mendukung Bulan Budaya Lombok—Sumbawa. Selain Festival Moyo, rangkaian Bulan Budaya ini juga terdiri dari Festival Senggigi, Gili Begawe, Festival Lakey, dan Festival Taliwang. “Ini kegiatan yang menjadi agenda tetap kami,” sebutnya.

Baca Juga  Buka Akses, HIPMI Sumbawa Fasilitasi Pengusaha dan Perbankan

Ditanya apakah Festival Moyo bisa masuk dalam agenda nasional ? Endah mengatakan, hal itu memungkinkan sebagai Festival Tambora. Ikhtiar yang harus dilakukan di antaranya promosi yang gencar, persiapan yang kuat dan dukungan infrastruktur yang memadai. Namun untuk jangka pendeknya, Festival Moyo dapat menjadi pintu masuk Sumbawa sebagai lokasi puncak Sail Indonesia 2017. Terlebih didukung dengan keberadaan Pulau Moyo yang sudah menjadi destinasi wisata dunia. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.