Dukung Program Pemerintah, PKK KSB Gelar Berbagai Lomba

oleh -10 views

SUMBAWA BARAT, SR (24/09/2016)

Suasana di Lapangan Gambo, Desa Mura, Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Jumat (23/9) kemarin, meriah dan semarak. Ibu-ibu PKK dari semua kecamatan di wilayah setempat memperlihatkan keunggulannya dalam perlombaan tertib administrasi PKK, PKDRT,UP2K, dan lomba PHBS tingkat Provinsi NTB.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST yang membuka secara resmi kegiatan itu menyampaikan terima kasih dan bangga dengan ibu-ibu PKK yang sudah menyiapkan kegiatan tersebut dengan baik. Kegiatan tersebut adalah salah satu cara untuk memperkuat partisipasi masyarakat khususnya para perempuan dalam pembangunan. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) KSB ungkap Fud—sapaan Wabup, merupakan wadah berkumpul untuk meningkatkan perbaikan kualitas hidup perempuan dan keluarga serta perannya dalam partisipasi pembangunan di KSB. Salah satu lomba yaitu Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat senada dengan kebijakan pemerintah Sumbawa Barat melalui PDPGR. PHBS adalah program pertama yang sudah tuntas dalam 100 hari pemerintahan, yaitu jambanisasi. Ini menjadi indikator bahwa masyarakat sudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Demikian dengan program lanjutan yaitu bedah rumah tidak layak huni bagi masyarakat. Melalui program ini pihaknya ingin menjalankan prinsip gotong-royong dan sangat memperhatikan pemberian bantuan yang tepat sasaran. Dalam program ini pemerintah tidak memberikan bantuan uang melainkan bahan-bahan yang dibutuhkan. “Di sinilah konsep pemberdayaan itu benar-benar dipraktekkan dengan pola gotong-royong. Prinsip gotong-royong yang menjadi inti dari PDPGR ini harus diterapkan oleh setiap elemen termasuk Tim Penggerak PKK di Sumbawa Barat,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Dompu Salurkan Bantuan untuk Sumbawa

pkk-ksb-1Kegiatan PKK dan organisasi wanita lainnya selama ini sudah menunjukkan andilnya dalam pembangunan. Dengan menerapkan gotong royong khususnya di bidang kesehatan dan keluarga, akan menjadi salah satu tiang yang mengokohkan keberhasilan pembangunan khususnya di KSB. “Saya menyadari bahwa kesehatan dan keluarga menjadi poin penting yang harus terus kita benahi. Kesehatan adalah hak asasi manusia dan menjadi salah satu unsur utama kesejahteraan, sebagaimana ungkapan bahwa kesehatan bukanlah segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan segalanya bukanlah apa-apa. Status kesehatan seseorang tidak hanya diukur dari aspek fisik dan mental semata, tapi juga dinilai berdasarkan produktivitas sosial atau ekonomi. Membangun PKK berarti membangun keluarga, artinya membangun daerah, bangsa, dan negara. Keluarga yang sehat jasmani dan rohani adalah aset yang menjadi penopang bangsa. Majulah perempuan Sumbawa Barat, majulah Keluarga Sumbawa Barat menuju masyarakat yang madani dan sejahtera,” tutup Wabup. (HEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.