Teken MoU, PT Trakindo Utama Siap Back-up Mahasiswa AKOM

oleh -105 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/09/2016)

Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) menjalin kerjasama dengan PT Trakindo Utama. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) oleh Direktur AKOM, Abdul Haris Taufik dan Ira Damayanti Kamal selaku Learning and Talent Development Manager, yang dilaksanakan di lahan Kampus AKOM, Olat Maras, Kecamatan Moyo Hulu, Kamis (22/9). Hadir menyaksikan penandatanganan MoU di sela-sela pembukaan orientasi Mahasiswa Baru AKOM di antaranya Pembina Yayasan Dea Mas, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc, Kadisnakertrans Sumbawa diwakili Kabid Penta, Zainal Arifin S.Pt M.Si, Anggota Komisi II DPRD Sumbawa, Berlian Rayes S.Ag M.Si dan M Yamin SE. M.Si, Kepala SDIT SC Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si, perwakilan UTS, IISBUD dan SMK Al Kahfi serta seluruh mahasiswa AKOM.

Direktur AKOM, A Haris Taufik
Direktur AKOM, A Haris Taufik

Direktur AKOM, Abdul Haris Taufik dalam sambutannya, menyambut hangat kerjasama tersebut yang dinilai sangat membantu dalam proses perkuliahan di kampus tersebut. Ia menyebutkan mahasiswa AKOM angkatan pertama dibatasi berjumlah 30 orang dengan umur yang beragam dan satu di antaranya perempuan. Mereka mendapat beasiswa penuh hingga sarjana dari Pertamina. Selain itu para mahasiswa Program Studi D1 Tekhnik Alat Berat ini juga mendapat uang transport. Untuk bangunan kampus, saat ini sedang dibangun. Kondisi jalan menuju AKOM masih belum di aspal. Namun dengan berjalannya waktu, akan terjadi perubahan yang sangat signifikan sebagaimana pertamakali berdirinya UTS dan SMK Al Kahfi. “Kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak terutama PT Trakindo Utama yang secara tidak memback-up mahasiswa kami sehingga memiliki kompetensi atau skill khususnya menjadi operator alat berat yang mumpuni,” kata Haris.

Baca Juga  Media Siber Berkonstribusi Besar pada Momentum Pilkada
Learning and Talent Development Manager PT Trakindo Utama, Ira Damayanti Kamal
Learning and Talent Development Manager PT Trakindo Utama, Ira Damayanti Kamal

Sementara itu Learning and Talent Development Manager, Ira Damayanti Kamal, mengatakan kerjasama dengan AKOM merupakan kehormatan bagi Trakindo. Kerjasama itu merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) sebagai salah satu komitmen perusahaan dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia. Kerjasama ini berlangsung selama tiga tahun yang diawali dengan penyelenggaraan program pelatihan untuk para dosen dan instruktur AKOM selama sebulan di Cileungsi, Bogor. Ke depan perusahaan ini akan terus memback-up AKOM guna melahirkan lulusan yang berkompeten. Mengenai lokasi AKOM, Ira mengaku sangat terkesan. Meski berada di pedalaman, namun AKOM berada di tengah panorama perbukitan yang indah.

Di bagian lain Ira menyinggung sejarah berdirinya PT Trakindo Utama (PTTU). PT. Trakindo Utama didirikan Tahun 1970 merupakan perusahaan penyalur (dealer) resmi alat-alat berat produk Caterpillar, dan produsen alat berat terkemuka di dunia asal Amerika. Cakupannya cukup luas, meliputi industri pertambangan, minyak dan gas bumi, konstruksi, kehutanan dan pertanian, serta power system. Di samping itu sebagai dealer satu-satunya di Indonesia (di samping produk alat berat lain seperti Bitelli, Olimpian, dan lainnya). PTTU juga menyediakan jasa service yang komprehensif baik maintance, layanan purna jual, jaminan ketersediaan komponen dan penjualan komponen original Caterpillar. produknya meliputi dozers, excavators, whell/track loader, off-highway trucks, articulated truck, graders, scrafers, compactors, industrial engines, dan generator sets.

Baca Juga  Pertama di NTB, Peluncuran PAUD Holistik Integratif di Sumbawa
Pembina Yayasan Dea Mas, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc
Pembina Yayasan Dea Mas, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc

Pembina Yayasan Dea Mas, Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Si mengatakan dibangunnya Akademi Komunitas oleh pemerintah secara cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan tinggi. Sebab akademi komunitas tidak sama dengan kampus biasa, dan orang yang mengecap pendidikan di tempat itu tidak dibatasi usia. Hal ini mengingat proses pendidikannya lebih diarahkan bagaimana alumninya siap pakai dan bersaing di dunia kerja. “Jadi pendidikan tinggi bukan sesuatu hal yang mewah, melalui akademi komunitas semua memiliki kesempatan untuk mendapatkannya. Dapat saya bayangkan, 10 tahun ke depan Bupati Sumbawa berani mengatakan bahwa Sumbawa satu-satunya kabupaten di dunia yang semua masyarakatnya berpendidikan tinggi,” tukasnya.

AKOM hadir lanjut Doktor Zul—sapaan akrab tokoh ini, adalah upaya Yayasan Dea Mas agar masyarakat Sumbawa bisa mencicipi pendidikan untuk masa depan yang lebih baik. Karenanya untuk memberikan motivasi, pihaknya memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa. Memang saat ini kondisi AKOM tidak seindah yang dibayangkan. Lokasinya terpencil dan belum memiliki bangunan yang memadai. Karenanya pihaknya sengaja mengundang PT Trakindo, Pemda dan anggota DPRD pada orientasi mahasiswa baru untuk menjadi saksi sejarah bahwa 5—10 tahun akan datang AKOM tidak seperti ini lagi. “Inilah masa depan kita, dari sini kita memulai mimpi kita, karena perjalanan panjang harus dimulai dari langkah pertama,” demikian Doktor Zul. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.