Polisi Temukan Kejanggalan Terbakarnya BB KPH

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/09/2016)

Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa semakin bersemangat untuk mengungkap misteri terbakarnya barang bukti (BB) kayu sitaan Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa. Pasalnya polisi menemukan adanya kejanggalan dalam kasus tersebut. Selain menemukan bekas solar di sekitar kayu yang terbakar, jumlah kayu yang terbakar sepertinya tidak singkron dengan data yang ada.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK, kemarin, mengatakan dugaan jika kayu sitaan KPH dibakar semakin kuat. Banyak kejanggalan yang ditemukan. Di antaranya ditemukan bekas solar di TKP, kayu bulat itu merupakan kayu yang sulit terbakar jika hanya akibat puntung rokok dan terbakar tanpa ada zat lain yang mendukung. Selain itu saat pertama meminta keterangan petugas setempat menyebutkan kayu yang terbakar sebanyak 3 kubik namun di data jumlahnya tertera 7 kubik. Dan jika dilihat dari tumpukan kayu yang terbakar secara kasat mata terbilang sedikit, dan tidak sebanyak data yang ada. Kejanggalan lain lanjut perwira ramah ini, saat kejadian dua petugas piket tidak berada di tempat. Padahal mereka seharusnya piket dari pukul 20.00 Wita (jam 8 malam) hingga pukul 08.00 pagi hari. Salah satu petugas piket yang diperiksa memberikan keterangan yang meragukan. “Kami akan kembali mendalami keterangan ‘orang dalam’ SOP penjagaannya seperti apa, agar kejanggalan-kejanggalan yang kami temukan di lapangan dapat diurai dan diungkap,” ujarnya.

Baca Juga  Nasabah Fiktif, Koperasi RRM Rugi 129,5 Juta

Diakui Bang Yusta—sapaan singkatnya, banyak harapan berbagai elemen meminta kasus ini bisa diungkap. Karenanya Ia berharap saksi-saksi yang ada di TKP tidak menutup diri. Sebab dari keterangan saksi inilah pihaknya mendapatkan petunjuk. “Kalau saksi tidak jujur dan tidak mengatakan yang sebenarnya ini bisa repot,” tukasnya. Meski ada kejanggalan, sejauh ini pihaknya belum bisa menarik kesimpulan. Penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan.

Seperti diberitakan SAMAWAREA, sekitar 7 kubik kayu sitaan KPH Batu Lanteh, terbakar, Jumat (16/9) dinihari sekitar pukul 03.30 Wita. Kayu bulat jenis jati hasil sitaan Polhut dari dua lokasi ini seketika hangus terbakar. Beruntung api tidak sampai merembet ke bangunan kantor yang berada di sebelahnya, setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kasubag TU KPH Batu Lanteh, Suparman Majrun memperkirakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat kejadian, tidak satupun petugas di kantor. Petugas yang mendapat jadwal piket yang harusnya masuk sekitar pukul 20.00 Wita, baru datang pukul 04.00 Wita. Saat petugas datang itulah api sudah berkobar hebat melahap kayu sitaan hingga berubah menjadi arang. Untuk diketahui, kayu sitaan tersebut merupakan kayu temuan hasil operasi di dua lokasi. Yaitu kawasan Nanga Lidam Tahun 2015 lalu dan di kawasan hutan Semamung Tahun 2016. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.