Dicurigai Curi Motor, Babak Belur Dihajar Massa

oleh -4 views
Barangbukti sepeda motor yang diamankan saat aksi massa di Kecamatan Lantung

SUMBAWA BESAR, SR (21/09/2016)

Hingga kini, ML (39) belum sadarkan diri di ruang Zall Bedah RSUD Sumbawa. Kondisi yang dialami warga Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa ini akibat dihakimi massa di Kecamatan Lantung, Selasa (20/9) malam. Pasalnya, ML dituduh mencuri sepeda motor.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi Rabu (21/9) melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK mengungkapkan, berawal ketika ML dalam perjalanan pulang dari arah Kecamatan Ropang hendak menuju Sumbawa sekitar pukul 18.00 Wita. Saat melintas di Desa Lantung Sepukur, menggunakan sepeda motor jenis Vega R warna biru, ML dipanggil oleh seorang warga berinisial HOM. ML seketika berhenti lalu berbalik menghampiri HOM. Oleh HO, ML ditanya darimana mendapatkan sepeda motor tersebut. ML mengaku sepeda motor itu milik saudara iparnya. Saat ditanya lebih jauh, ML terkesan berbelit, membuat HOM curiga lalu memanggil dua anggota Pospol Lantung. ML kemudian dibawa ke Pospol untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Tanpa diduga puluhan massa datang dan seperti dikomando langsung menghakimi ML. Dua anggota polisi setempat berusaha mengamankan ML sekaligus menghalau massa, tapi massa yang banyak tak bisa dibendung. Bantuan pasukan yang dipimpin Kabag Ops Polres Sumbawa, AKP Syafruddin tiba di TKP. Upaya negosiasipun dilakukan mengingat ML yang sudah babak belur belum bisa dievakuasi. Meski alot dan sempat dihujani batu, anggota berhasil mengevakuasi ML yang kemudian dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan medis secara intensif. Selain itu sepeda motor ML juga sudah diamankan sebagai barang bukti. Guna memastikan kejadian yang sebenarnya, ungkap Bang Yusta—sapaan akrabnya, akan meminta keterangan HOM—orang yang pertamakali bertemu ML, dan anggota Pospol Lantung yang berada di TKP saat aksi massa berlangsung. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Curi Motor di Sumbawa, Warga Mataram Ditangkap di Kayangan

No More Posts Available.

No more pages to load.