Harga Anjlok, Minat Petani KSB Tanam Kedelai Menurun

oleh -8 views

SUMBAWA BARAT, SR (19/09/2016)

Kedelai merupakan komoditi yang dicadangkan pemerintah pusat dan salah satu langkah untuk menyukseskan kedaulatan pangan di Indonesia. Karenanya pemerintah melaksanakan program Upsus (upaya khusus) untuk memperluas tanam kedelai. Kongkritnya petani dibantu dan mendapat kemudahan dalam penanaman kedelai, seperti pemberian dana penanaman, pendampingan, perbaikan irigasi, ketersediaan pupuk dan benih unggulan, menjamin mutu, dan harga kedelai.

Khusus di Kabupaten Sumbawa pada Tahun 2015 lalu, petani sangat antusias menanam kedelai. Hal ini dibuktikan dari kemampuan mereka menanam melebihi target yang diberikan pemerintah pusat kepada KSB. Target hanya 300 hektar, sedangkan petani menanam kedelai seluas 3.200 Ha. Namun semangat petani ini seketika hilang, akibat anjloknya harga kedelai. Harga awal diprediksikan Rp 7.000 per kilogram, pasca panen ternyata hanya Rp 3.000 per kilogram. “Inilah yang membuat petani di KSB kapok dan pesimis,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertanian (Dishutbuntan) KSB, Ir IGB Subawanto M.Si kepada SAMAWAREA, kemarin.

Karena itu ketika pada Tahun 2016, pemerintah pusat menargetkan tanam kedelai 10.000 hektar, Pemda KSB hanya mampu menyanggupi 500 hektar. “Kalau ada jaminan harga, kami berani mengambil target yang ditawarkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Saat ini diakui Subawanto, penanaman kedelai sudah dilakukan di Kecamatan Seteluk, Taliwang, dan Jereweh, dengan target hasil mencapai 1,2 ton per hektar dan dinilai cukup tinggi. Namun yang harus diantisipasi adalah persoalan harga agar tidak anjlok seperti sebelumnya. Semua dinas terkait seperti pertanian, irigasi dan PU harus berperan dalam menstabilkan harga, dan mengintensifkan koordinasi termasuk dengan pemerintah pusat dan lainnya, sehingga harapan bersama dapat tercapai. (HEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Setelah Tutup Get Benete, Pelamar Macmahon Tutup Get Tongo

No More Posts Available.

No more pages to load.