Kayu Sitaan KPH Batu Lanteh Terbakar

oleh -9 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/09/2016)

Sekitar 7 kubik kayu sitaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa, terbakar, Jumat (16/9) dinihari sekitar pukul 03.30 Wita. Kayu bulat jenis jati hasil sitaan Polhut dari dua lokasi ini seketika hangus terbakar. Beruntung api tidak sampai merembet ke bangunan kantor yang berada di sebelahnya, setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Polisi yang mendapat laporan juga terjun ke lokasi untuk melakukan olah ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini lokasi kebakaran dilokalisir menggunakan garis polisi (police line).

kayu-sitaan-terbakar-1kayu-sitaan-terbakarKasubag TU KPH Batu Lanteh, Suparman Majrun yang dihubungi SAMAWAREA, memperkirakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat kejadian, tidak satupun petugas di kantor. Petugas yang mendapat jadwal piket baru akan melaksanakan tugas pukul 04.00 Wita. Saat petugas datang itulah api sudah berkobar hebat melahap kayu sitaan hingga berubah menjadi arang. “Saya mendapat laporan dan langsung menuju ke lokasi sekitar jam 4 subuh, tapi api sudah membesar,” kata Parman—akrab Ia disapa.

Terkait dengan kasus kebakaran ini pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian Polres Sumbawa untuk dilakukan penyelidikan. Ia tidak ingin berspekulasi terhadap adanya dugaan kayu tersebut sengaja dibakar. “Biarlah tugas polisi untuk mengusutnya,” ujar Parman.

Untuk diketahui, kayu sitaan tersebut merupakan kayu temuan hasil operasi di dua lokasi. Yaitu kawasan Nanga Lidam Tahun 2015 lalu dan di kawasan hutan Semamung Tahun 2016. Terbakarnya kayu sitaan ini tidak berselang lama dari aksi demo yang digelar dua kelompok massa. Satunya dari PMII yang meminta aparat penegak hukum memberantas mafia kayu. Kelompok lainnya dari Aliansi LSM yang pro terhadap pengusaha kayu dan meminta kayu sitaan di Makodim Sumbawa dibebaskan. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Boss Guest House Batu Bambu Asal Jerman Tewas Gantung Diri

No More Posts Available.

No more pages to load.