Ditemukan Bekas Solar di TKP, Kayu Sitaan KPH Dibakar ?

oleh -14 views
Olah TKP terbakarnya kayu hasil sitaan di Kantor KPH Batu Lanteh

SUMBAWA BESAR, SR (16/09/2016)

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sumbawa telah menurunkan tim identifikasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa, Jumat (16/9) pagi tadi. Tim ini akan melakukan pengecekan lokasi terbakarnya kayu sitaan. Hasil olah TKP mulai menemukan titik terang mengenai penyebab kebakaran tersebut. Namun demikian pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah kayu bulat jenis jati sebayak 7 kubik tersebut terbakar atau dibakar. “Hasil olah TKP ditemukan gelas air mineral yang terdapat sisa bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, ini kami temukan di dekat kayu yang terbakar,” kata Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK usai Sholat Jumat di Masjid Syuhada.

Untuk memperkuat hasil olah TKP, ungkap Bang Yusta—akrab Kasat Reskrim disapa, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk orang pertama yang mengetahui adanya kebakaran tersebut. Selain itu akan meminta keterangan petugas yang mendapat jadwal piket malam itu. Meski tidak ingin berspekulasi, Bang Yusta menyatakan kayu berbentuk bulat ini tidak mudah terbakar. Karenanya untuk menarik satu kesimpulan mengenai penyebab kebakaran, akan digelar guna mendalami keterangan saksi dan sejumlah barang bukti yang ditemukan di TKP. “Untuk saat ini kita belum tahu, nanti kita analisa dan pelajari, kita lihat hasil olah TKP  dan barang bukti yang ditemukan di TKP barulah kita pastikan apa penyebabnya,” timpal Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK.

Baca Juga  DPRD Desak Pemda Jamin Keamanan Pedagang di Taman Kerato

Seperti diberitakan SAMAWAREA, sekitar 7 kubik kayu sitaan KPH Batu Lanteh, terbakar, Jumat (16/9) dinihari sekitar pukul 03.30 Wita. Kayu bulat jenis jati hasil sitaan Polhut dari dua lokasi ini seketika hangus terbakar. Beruntung api tidak sampai merembet ke bangunan kantor yang berada di sebelahnya, setelah satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kasubag TU KPH Batu Lanteh, Suparman Majrun memperkirakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Saat kejadian, tidak satupun petugas di kantor. Petugas yang mendapat jadwal piket yang harusnya masuk sekitar pukul 20.00 Wita, baru datang pukul 04.00 Wita. Saat petugas datang itulah api sudah berkobar hebat melahap kayu sitaan hingga berubah menjadi arang. Untuk diketahui, kayu sitaan tersebut merupakan kayu temuan hasil operasi di dua lokasi. Yaitu kawasan Nanga Lidam Tahun 2015 lalu dan di kawasan hutan Semamung Tahun 2016. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.