DPRD Puji Keberhasilan Dinas Pertanian Sumbawa

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/09/2016)

DPRD Kabupaten Sumbawa memuji dan memberikan apresiasi atas prestasi pemerintah daerah dan upaya Dinas Pertanian dan SKPD terkait lainnya dalam program Upaya Khusus (Upsus) yang meraih penghargaan 10 besar nasional dalam swasembada pangan. Selain itu Kabupaten Sumbawa ditetapkan sebagai sentra jagung NTB dan pemasok kebutuhan nasional. “Ini semakin mengokohkan semangat kita semua untuk terus memberikan dukungan pada sektor pertanian. Karena itu hubungan kemitraan yang baik di bidang pertanian harus terus dibina,” kata Hamzah Abdullah—Juru Bicara Komisi II DPRD Sumbawa pada Sidang Paripurna belum lama ini.

Demikian pula terhadap kuota dan stok pupuk daerah, lanjutnya, harus dapat dijaga dan ditingkatkan melalui usulan penambahan kuota melalui jalur kebutuhan pupuk cadangan nasional. Komisi II bersama pemerintah daerah siap jemput bola ke Dirjen Pupuk Kementrian Petanian RI di Jakarta. “Semoga dengan kedatangan dan kunjungan kerja Menteri Pertanian RI pada Agustus kemarin menjadi peluang dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi pertanian di Kabupaten Sumbawa,” harapnya.

Di bagian lain Komisi II dapat memanfaatkan program Kementerian Pertanian dalam mempromosikan potensi pertanian. Berdasarkan Renstra Kementerian Pertanian 2017 bahwa E-Proposal akan dibuka kembali untuk menampung penyesuaian hasil pramusrembang/musrembangtan tahun 2016. Dalam penyesuaian e-proposal pemerintah daerah harus memasukkan masterplan kawasan pertanian.

Selanjutnya untuk memasarkan seluruh potensi pertanian dan produk olahan lokal, maka pemerintah daerah, perlu melakukan promosi melalui event yang dilaksanakan pada skala nasional maupun internasional di antaranya adalah melalui Hari Pangan Sedunia, yang rencananya HPS tingkat Nasional Tahun 2016 ini dilaksanakan Oktober mendatang di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Selain itu pemerintah daerah melalui SKPD terkait ikut berpartisipasi dan mensukseskan Festival Tani Nusantara 1 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah, 23-25 September 2016 dan diharapkan dapat menampilkan produk unggulan Kabupaten Sumbawa baik olahan maupun hasil kerajinan bidang pertanian.

Baca Juga  Terobosan Baru, KPU Sumbawa Audit dan Uji Publik Data Pemilih

Komisi II juga berharap kepada pemerintah daerah untuk dapat membina dan mensertifikasi  hasil kerajinan tangan masyarakat di bidang pertanian. Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Langam yang berhasil memproduksi Power Tresher dan Corn Sheller dengan kapasitas produksi yang tinggi dapat digunakan sebagai mitra pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa sekaligus memberdayakan pengrajin lokal sehingga pengadaan barang alsintan tidak selalu harus dari luar daerah.

Terkait dengan tenaga penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan, Komisi II berharap kepada pemerintah daerah untuk dapat ditingkatkan kinerjanya dan kapasitasnya melalui peningkatan intensitas turun ke lapangan dalam mendampingi petani, nelayan dan peternak. Seiring dengan regulasi baru pembentukan OPD baru diharapkan penyuluh dapat ditempatkan di dinas terkait secara langsung sehingga dapat lebih efektif dan berdaya guna. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD